Berita

Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP). (Foto: Istimewa)

Bisnis

Koperasi Harus Hadirkan Solusi di Tengah Tekanan Ekonomi

SENIN, 13 JULI 2026 | 10:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seluruh elemen bangsa diajak untuk mengembalikan koperasi sebagai kekuatan utama ekonomi kerakyatan yang mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

Menurut Anggota Komisi XII DPR RI, Jalal Abdul Nasir, koperasi bukan sekadar badan usaha, tetapi merupakan wujud nyata semangat gotong royong, kebersamaan, dan keadilan ekonomi sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

“Di tengah tantangan ekonomi global, koperasi harus menjadi solusi. Koperasi yang sehat, profesional, dan modern akan memperkuat UMKM, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan anggotanya,” ujar Jalal, Senin, 13 Juli 2026.


Dia menyinggung, peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 tahun ini yang mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”. Tema tersebut harus menjadi pengingat bahwa kemajuan Indonesia tidak hanya ditopang oleh korporasi besar, tetapi juga oleh jutaan anggota koperasi yang bergerak di berbagai sektor ekonomi.

Sebagai anggota Komisi XII DPR RI yang membidangi energi, lingkungan hidup, investasi, dan sumber daya mineral, Jalal menilai koperasi memiliki peluang besar untuk mengambil peran dalam pengembangan energi terbarukan, pengelolaan lingkungan, ekonomi sirkular, pengelolaan sampah, hingga pemberdayaan masyarakat di sektor pertambangan dan perdesaan.

“Koperasi harus mampu bertransformasi mengikuti perkembangan zaman melalui digitalisasi, tata kelola yang baik, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan akses permodalan dan pasar,” tambahnya.

Politikus PKS itu juga mengajak generasi muda untuk tidak memandang koperasi sebagai model usaha lama, melainkan sebagai wadah kolaborasi ekonomi masa depan yang adaptif terhadap teknologi dan inovasi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya