Berita

Layanan Transjakarta rute SH2 melayani perjalanan langsung antara Terminal Blok M dan Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Daerah Penyangga Didorong Ikut Biayai Transjabodetabek

SENIN, 13 JULI 2026 | 03:32 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah daerah penyangga seperti Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang didorong ikut menanggung subsidi layanan Transjabodetabek. 

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta M. Taufik Zoelkifli mengatakan, pembiayaan transportasi lintas wilayah tidak boleh hanya dibebankan kepada APBD DKI Jakarta maupun masyarakat.

Pasalnya, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta itu menegaskan, layanan Transjabodetabek juga dimanfaatkan warga dari berbagai daerah. Sehingga, tanggung jawab pembiayaannya juga harus dipikul bersama. 


“Jangan sampai rakyat yang dibebani. Transportasi umum harus tetap terjangkau,” kata Taufik, dikutip dari laman DPRD DKI, Senin 13 Juli 2026.

Ia menilai, subsidi transportasi merupakan bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat. Skema pembiayaan bersama akan menjaga tarif tetap murah. Sekaligus meningkatkan kualitas layanan.

Mobilitas warga Jabodetabek, ungkap Taufik, telah melampaui batas administratif. Karena itu, kebijakan transportasi tidak bisa lagi disusun secara parsial oleh masing-masing daerah.

“Warga tidak peduli batas wilayah. Mereka hanya butuh transportasi yang murah, nyaman, dan tepat waktu,” kata Taufik.

Karena itu, ia meminta pemerintah pusat memfasilitasi pembahasan antara Pemprov DKI Jakarta, Pemerintah Jawa Barat, Pemerintah Banten, serta pemerintah kabupaten dan kota penyangga untuk menyusun skema subsidi yang adil dan berkelanjutan.

Tarif yang semakin mahal berpotensi membuat masyarakat kembali menggunakan kendaraan pribadi. Pada akhirnya, memperparah kemacetan dan polusi di kawasan aglomerasi.

“Transportasi publik harus menjadi solusi, bukan beban baru bagi rakyat,” pungkas Taufik.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya