Berita

Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, Muhammad Rifki alias Eki Pitung. (Foto: Dok. Pribadi)

Nusantara

Jawara se-Indonesia Diajak Membangun Semangat Bela Negara dalam Bingkai NKRI

SENIN, 13 JULI 2026 | 00:30 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Para tokoh dan jawara dari berbagai daerah diajak memperkuat semangat bela negara sekaligus memberikan ruang untuk berdialog mengenai wawasan kebangsaan, cinta Tanah Air, serta komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan pembicara dalam Seminar Komunikasi Politik dan Wawasan Kesatuan Kebangsaan Berbasis Kearifan Lokal yang digelar melalui kolaborasi Dewan Adat Bamus Betawi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan didukung Kementerian Pertahanan (Kemenhan) di di Kantor Kemendagri pada Sabtu 11 Juli 2026.

Narasumber utama yang hadir adalah Kepala Pusat Bela Negara Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Luhut Marpaung, dan Direktur Bimbingan Keormasan Ditjen Polpum Kemendagri, Wahyu Chandra Kusuma P.


Sementara Ketua Umum Dewan Adat Bamus Betawi, Muhammad Rifki alias Eki Pitung yang menjadi narasumber pendamping menyampaikan perspektif mengenai peran masyarakat adat dan jawara dalam menjaga persatuan bangsa.

"Ini merupakan langkah luar biasa karena para jawara Betawi diberikan ruang untuk berdiskusi tentang bagaimana membangun semangat bela negara dan menjaga Merah Putih dalam bingkai NKRI," kata Eki Pitung, dikutip Minggu 12 Juli 2026.

Seminar tersebut juga dihadiri berbagai perwakilan organisasi dan tokoh kearifan lokal dari berbagai wilayah Indonesia, di antaranya perwakilan Sekretaris Majelis Pecalang Bali, para pendekar dari Banten, serta tokoh-tokoh dari Indonesia Timur seperti Makassar, Flores, dan Maluku.

"Harapannya ke depan dapat dibentuk sebuah lembaga yang mewadahi para punggawa kearifan lokal sebagai mitra strategis dalam memperkuat bela negara, menumbuhkan cinta Tanah Air, menjaga wilayah, serta memperkokoh keutuhan NKRI," kata Eki Pitung.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya