Berita

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan koperasi Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI, Elisabeth Ratu Rante Allo, saat memimpin Upacara Peringatan Hari Koperasi Nasional ke 79 di halaman gedung Balai Kota DKI Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Gotong Royong dan Profesionalisme Jadi Kunci Kemajuan Koperasi

MINGGU, 12 JULI 2026 | 13:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Semangat gotong royong dan profesionalisme dinilai menjadi fondasi utama dalam memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan koperasi Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) DKI, Elisabeth Ratu Rante Allo,  mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Pusat dan Dekopin, berkomitmen akan terus hadir membantu koperasi tumbuh dan berkembang sebagai wadah untuk berusaha dengan dasar kegotongroyongan.

"Mari bersama-sama kita membangun koperasi yang profesional, modern, transparan, inovatif dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global," kata Ratu saat memimpin Upacara Peringatan Hari Koperasi Nasional ke 79 di halaman gedung Balai Kota DKI Jakarta, Minggu, 12 Juli 2026.


Upacara Peringatan Hari Koperasi ke-79 yang mengusung tema "Koperasi Indonesia berdaya, Indonesia berjaya" ini, diikuti pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP), serta perwakilan Dinas PPKUKM, Biro Perekonomian, Biro Keuangan, Dinas Gulkarmat, BUMD, BUMN, perwakilan dari Kementerian Koperasi RI dan UKPD lainnya.

Dijelaskan Ratu, saat ini jumlah koperasi umum di Jakarta mencapai sekitar 2.900 unit. Sedangkan Koperasi Kelurahan Merah Putih ada 267. Fari 267 KKMP, sekitar 170 unit di antaranya sudah memulai aktivitas usahanya.

"Kami berharap seluruh koperasi di Jakarta terus aktif. Koperasi merupakan wadah untuk berusaha dengan dasar kegotongroyongan, dan ini sangat bagus," tukasnya.

Ketua Dekopin DKI Jakarta, Suryo Bawono menambakan, saat ini pihaknya mendorong koperasi-koperasi milenial. Koperasi harus lebih maju dengan digitalisasi, penggunaan AI, dan sebagainya. 

"Kita terus mendorong anak-anak muda untuk membentuk koperasi. Saat ini sudah ada juga koperasi sektoral, seperti koperasi kafe-kafe kecil dan lainnya," katanya. 

Dia menegaskan bahwa semangat kekeluargaan yang tumbuh di dalam koperasi harus terus didorong, sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945 dan Pancasila.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya