Berita

Para peserta workshop bertajuk “Strategi Digital Marketing dan Jualan di TikTok untuk UMKM” yang digelar Telkom AI Center Aceh. (Foto: Humas Telkom)

Bisnis

UMKM Aceh Peroleh Wawasan Digital Marketing Lewat Workshop Telkom AI Center

MINGGU, 12 JULI 2026 | 05:15 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Telkom AI Center Aceh membekali UMKM dengan strategi digital marketing dan jualan di TikTok, mulai dari optimasi produk, konten kreatif, hingga pemanfaatan marketplace untuk meningkatkan profit dan daya saing usaha.

Dalam workshop bertajuk “Strategi Digital Marketing dan Jualan di TikTok untuk UMKM”, Telkom AI Center menghadirkan Founder Digivibes Preneur sekaligus praktisi digital marketing dan e-commerce, Muhammad Arkan sebagai narasumber. 

Workshop yang diikuti oleh para pelaku UMKM dan entrepreneur ini membahas berbagai strategi praktis dalam memanfaatkan platform TikTok sebagai kanal pemasaran dan penjualan, mulai dari penentuan target pasar, strategi harga, optimasi produk di TikTok Shop, hingga pembuatan konten yang mampu meningkatkan konversi penjualan.


Peserta diperkenalkan pada berbagai studi kasus bisnis yang berhasil memanfaatkan TikTok Shop Indonesia untuk meningkatkan pendapatan, termasuk produk herbal dan makanan yang berhasil menjangkau pasar lebih luas melalui pendekatan konten yang tepat.

Salah satu pesan utama yang disampaikan dalam workshop adalah pentingnya memahami target pasar sebelum memulai bisnis atau mengunggah produk di marketplace.

“Kesalahan terbesar banyak pelaku usaha adalah langsung berjualan tanpa mengetahui siapa pembelinya. Padahal, memahami target pasar akan menentukan jenis produk, cara berkomunikasi, hingga konten yang harus dibuat,” ujar Arkan dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Sabtu, 11 Juli 2026.

Peserta juga diperkenalkan pada karakteristik TikTok sebagai platform yang mampu mendorong pembelian spontan melalui video viral dan fitur live streaming, berbeda dengan marketplace konvensional yang mengandalkan niat beli yang sudah ada dari konsumen.

Workshop ini juga menyoroti pentingnya membangun bisnis yang sehat dengan berorientasi pada keuntungan (profit), bukan hanya mengejar besarnya omzet.

Pemateri menjelaskan strategi penentuan harga yang disarankan bagi pelaku UMKM di TikTok Shop, salah satunya melalui formula sederhana dengan mengalikan harga pokok produksi (HPP) sebanyak empat kali untuk mengantisipasi biaya operasional, promosi, dan potensi kenaikan biaya administrasi platform.

“Kita tidak boleh terjebak pada angka penjualan yang besar tetapi margin keuntungannya kecil. Yang paling penting adalah bisnis tetap sehat dan menghasilkan profit yang berkelanjutan,” jelas Arkan.

Selain strategi harga, peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai optimasi SEO di TikTok Shop dan marketplace digital lainnya. Pemateri membagikan formula penyusunan judul produk yang efektif dengan menggabungkan keunggulan toko, nama produk, sinonim, fitur produk, detail, dan manfaat produk.

Strategi ini bertujuan agar produk lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli melalui fitur pencarian di TikTok maupun mesin pencari lainnya.

Peserta juga diajak melakukan riset kategori produk sebelum mengunggah barang ke marketplace. Menurut pemateri, memilih kategori dengan tingkat persaingan yang lebih rendah dapat menjadi peluang bagi UMKM untuk lebih mudah mendapatkan visibilitas dan penjualan.

Dalam sesi digital marketing, peserta diperkenalkan pada berbagai konsep konten yang terbukti efektif meningkatkan penjualan di TikTok, mulai dari video testimoni pelanggan, unboxing produk, video drama, perbandingan bahan, hingga eksperimen penggunaan produk.

“Konten yang baik bukan hanya yang viral, tetapi konten yang mampu membangun kepercayaan dan mendorong orang untuk membeli. Pelaku UMKM perlu terus bereksperimen dan memahami apa yang dibutuhkan audiens-nya,” ungkap Arkan.

Sebagai tindak lanjut, peserta didorong untuk mempraktikkan pembuatan konten dan membagikannya ke dalam grup komunitas untuk mendapatkan masukan dan pendampingan dari para mentor.

Melalui kegiatan ini, Telkom AI Center Aceh berharap semakin banyak pelaku UMKM di Aceh yang mampu memanfaatkan platform digital secara optimal, tidak hanya untuk memperluas pasar tetapi juga meningkatkan daya saing usaha.

“Kami ingin membantu UMKM di Aceh agar tidak hanya hadir di dunia digital, tetapi juga memahami strategi yang tepat untuk bertumbuh dan menghasilkan keuntungan. Transformasi digital harus diikuti dengan peningkatan kapasitas dan pendampingan yang berkelanjutan,” ujar Jurnalis JH, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.

Telkom AI Center Aceh juga berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pendampingan dan pelatihan digital bagi UMKM, mulai dari pemasaran digital, pemanfaatan AI, hingga pengembangan bisnis berbasis teknologi.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya