Berita

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Kenang Rachmat Gobel, Airlangga: Indonesia Kehilangan Pilar Industri Elektronik

JUMAT, 10 JULI 2026 | 12:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengaku kehilangan atas wafatnya pengusaha nasional sekaligus Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019, Rachmat Gobel.

Airlangga menyebut Rachmat Gobel sebagai sahabat baik sekaligus tokoh yang memiliki kontribusi besar bagi perkembangan industri elektronik nasional.

"Kita sahabat baik. Wakil Ketua DPR periode kemarin, entrepreneur nasional Bapak Rachmat Gobel yang telah meninggalkan kita," kata Airlangga di kantornya, Jakarta pada Jumat, 10 Juli 2026.


Menurutnya, kepergian Rachmat Gobel bukan hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi bangsa Indonesia.

Rachmat Gobel merupakan generasi kedua dari keluarga pendiri Gobel Group yang dirintis ayahnya, Thayeb Mohammad Gobel. Penerus Gobel Group ini wafat dalam usia 63 tahun.

"Tentu Indonesia merasa kehilangan, dan saya sebagai sahabat beliau merasa sangat kehilangan dan sangat mengagetkan beritanya. Saya berharap beliau husnul khatimah karena Pak Rachmat Gobel ini orang baik dan salah satu pilar sektor industri elektronik," tuturnya.

Ia juga berharap keluarga besar Gobel dapat melanjutkan kiprah dan kontribusi yang telah dibangun Rachmat Gobel bagi dunia usaha di Indonesia.

"Saya berharap keluarga besar Gobel bisa melanjutkan kiprahnya walaupun salah satu patron, yaitu Saudara Rachmat Gobel, telah mendahului kita," pungkasnya.

Rachmat Gobel mengembuskan napas terakhirnya dini hari pada pukul 03.20 WIB di Jakarta.

Almarhum berpulang dengan meninggalkan seorang istri, Retno Damayanti, serta dua orang anak, yaitu Nurfitria Sekarwillis Kusumawardhani dan Mohammad Arif Gobel, beserta cucu-cucu dan keluarga besar.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya