Berita

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni. (Foto: Kemenhut)

Politik

Menhut Raja Antoni:

Promosi Jabatan Harus Berdasarkan Kompetensi Bukan Kedekatan

RABU, 08 JULI 2026 | 20:41 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penerapan sistem merit di lingkungan Kementerian Kehutanan terus diperkuat sebagai bagian dari reformasi birokrasi. Promosi dan pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN) dipastikan mengacu pada kapasitas, kompetensi, dan kinerja, bukan kedekatan maupun latar belakang tertentu.

Hal tersebut disampaikan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni saat melantik pejabat manajerial dan nonmanajerial serta mengambil sumpah ASN di lingkungan Kementerian Kehutanan, Rabu, 8 Juli 2026.

"Saya sedang terus berusaha semaksimal mungkin, untuk membangun sistem merit, meritokrasi di kementerian ini. Berusaha untuk membuat talent pool yang objektif, yang didasarkan kepada merit-based, didasarkan kepada kapasitas seseorang, kinerja seseorang, bukan latar belakang suku, agama, atau dia dari mana," ujar Raja Antoni.


"Sistem ini memang belum sempurna, tetapi saya berharap ini menjadi legacy saya bersama Pak Wakil Menteri. Di mana nanti saya ingin kawan-kawan, Adik-adik sekalian yang bekerja dengan baik, tanpa perlu kenal menteri dan wamen, tapi tercatat secara digital, kagum melalui platform yang kita punya, yang bisa diakses oleh semua, bahwa si A layak untuk dilantik, si B tidak dilantik karena memang demikian adanya," sambungnya.

Menurutnya, reformasi birokrasi tidak hanya berkaitan dengan perubahan struktur organisasi, tetapi juga perubahan budaya kerja. Ia menyebut proses tersebut tidak selalu berjalan mudah dan berpotensi menimbulkan gejolak. 

“Kalian adalah bagian paling penting dari proses perubahan ini. Mari terus bekerja menata kementerian agar semakin baik, menjaga kelestarian hutan, pembangunan tetap berjalan, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” ujarnya.

Selain itu, seluruh ASN didorong untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pembelajaran baik formal maupun nonformal. Ia menyampaikan bahwa Kementerian Kehutanan akan terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia, termasuk membuka peluang pendidikan dan beasiswa guna menyiapkan generasi pemimpin kehutanan di masa depan. 

“Jangan pernah berhenti belajar. Belajar bukan hanya melalui pendidikan formal, tetapi juga dari pimpinan, rekan kerja, maupun bawahan. Saya sendiri sebagai menteri tidak pernah berhenti belajar agar setiap keputusan yang diambil benar-benar berdasarkan pemahaman yang utuh,” tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Prabowo Apresiasi Rahmat Erwin Usai Raih Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Minggu, 27 September 2026 | 12:11

Partai Koalisi Bela Prabowo Mati-matian tapi Diam Saat Gibran Dikritik

Minggu, 27 September 2026 | 12:05

Daftar 10 Wilayah Terpanas 27 September 2026, Suhu Capai 37,4 Derajat

Minggu, 27 September 2026 | 11:57

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Spesifikasi Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh

Minggu, 27 September 2026 | 11:37

Indonesia Calonkan Diri untuk Kursi Tidak Tetap DK PBB Periode 2029-2030

Minggu, 27 September 2026 | 11:04

Tak Ada Satupun Partai Koalisi Pasang Badan saat Gibran Hadapi Gugatan Ijazah

Minggu, 27 September 2026 | 10:31

KPK Amankan Perhiasan Diduga Emas Saat Geledah Kanwil BPN Jatim

Minggu, 27 September 2026 | 10:17

Perang Abad 21 Sudah Dimulai, tapi Mukan di Medan Tempur

Minggu, 27 September 2026 | 10:05

Sugiono: RI Percaya PBB, Tapi Multilateralisme Harus Lebih Representatif dan Gesit

Minggu, 27 September 2026 | 09:27

Selengkapnya