Berita

Komedian Narji untuk berlabuh ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). (Foto: Dok PSI)

Politik

PKS Hormati Keputusan Narji Gabung PSI Besutan Putra Jokowi

RABU, 08 JULI 2026 | 20:15 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menghormati keputusan komedian Narji untuk berlabuh ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) besutan Kaesang Pangarep, anak mantan Presiden Jokowi.

Menurut Ketua DPP PKS Bidang Komunikasi dan Digital, Ahmad Mabruri perpindahan pilihan politik merupakan hak setiap warga negara yang harus dihormati dalam iklim demokrasi yang sehat.

"Keputusan Bang Narji merupakan keputusan pribadi yang kami hormati. Dalam kehidupan demokrasi, setiap orang memiliki hak untuk menentukan pilihan politiknya," ujar Mabruri dalam keterangannya, Rabu, 8 Juli 2026.


Ia menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan kontribusi yang telah diberikan Narji selama menjadi bagian dari PKS.

"Atas nama keluarga besar PKS, kami mengucapkan terima kasih kepada Bang Narji atas dedikasi, kebersamaan, serta kontribusi yang telah diberikan selama bersama PKS. Kami menghargai setiap ikhtiar dan pengabdian yang telah dilakukan," katanya.

Mabruri juga mendoakan agar Narji diberikan kemudahan dan kesuksesan dalam menjalankan amanah di tempat yang baru.

"Kami mendoakan semoga Bang Narji senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kesuksesan dalam menjalankan pengabdiannya. Perbedaan pilihan politik tidak boleh memutus tali silaturahmi maupun semangat untuk bersama-sama membangun bangsa," lanjutnya.

Ia menegaskan, PKS tetap berkomitmen membangun politik yang dewasa dengan mengedepankan sikap saling menghormati meski terdapat perbedaan pilihan politik.

"PKS akan terus fokus melayani masyarakat dan memperjuangkan kepentingan rakyat. Kami juga menjaga hubungan baik dengan semua pihak, termasuk para sahabat yang memilih jalan pengabdian politik yang berbeda," tutup Mabruri.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026

Rabu, 30 September 2026 | 10:27

Komisi IX DPR Dorong Pekerja Platform Digital Masuk RUU Perlindungan Ketenagakerjaan

Rabu, 30 September 2026 | 10:18

Rupiah Menguat, Intip Proyeksinya Hari Ini

Rabu, 30 September 2026 | 10:07

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Berbasis Pendidikan dan Teknologi

Rabu, 30 September 2026 | 10:04

Trump Ganti Istilah AI jadi Super Intelligence

Rabu, 30 September 2026 | 09:50

Dugaan Suap Bela Parahiyangan Investindo Mirip Perkara Summarecon

Rabu, 30 September 2026 | 09:39

Jokowi Sengaja Tunjukkan KTA PSI di Kandang Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 09:36

Jokowi Menyadari Dirinya dan Gibran Sedang Diserang

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Indonesia Usulkan Mekanisme Koordinasi Lintas Negara Berantas Penipuan Daring

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau

Rabu, 30 September 2026 | 09:27

Selengkapnya