Berita

Mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: istimewa)

Politik

PKS Serukan Perdamaian usai Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei

RABU, 08 JULI 2026 | 17:38 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menyampaikan belasungkawa atas wafatnya mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di tengah rangkaian prosesi pemakaman kenegaraan yang berlangsung pekan ini.

Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf mengatakan pernyataan ini disampaikan atas nama kemanusiaan universal dan solidaritas dunia Islam. 

"Kami mendoakan agar rakyat Iran diberikan ketabahan, kedamaian, dan kekuatan dalam melewati masa sulit ini," ujar Almuzzammil dalam pernyataan resminya, Rabu, 8 Juli 2026.


Selain menyampaikan belasungkawa, PKS kembali menegaskan komitmennya menolak segala bentuk penjajahan, penindasan, dan intervensi yang merusak kedaulatan suatu negara.

Menurut PKS, sikap tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menolak segala bentuk penjajahan di atas dunia.

PKS juga mengajak komunitas internasional untuk bersatu memastikan hak kedaulatan setiap bangsa dihormati tanpa adanya intimidasi maupun hegemoni.

Dalam pernyataannya, PKS turut mengecam berbagai bentuk pelanggaran kedaulatan negara, termasuk serangan militer sepihak yang menimbulkan korban jiwa, baik dari kalangan pemimpin maupun masyarakat sipil.

"Tindakan unilateral tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap Piagam PBB dan prinsip-prinsip hukum internasional yang dapat merusak tatanan damai antarbangsa," tegas Almuzzammil.

Lebih lanjut, PKS menyatakan dukungan terhadap langkah diplomasi Pemerintah Indonesia melalui politik luar negeri bebas dan aktif guna mendorong perdamaian serta menurunkan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

PKS berharap prosesi penghormatan terakhir kepada Ayatollah Ali Khamenei dapat berlangsung dengan khidmat, aman, serta menjadi momentum bagi terciptanya perdamaian dan ketertiban dunia.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya