Berita

PM India Narendra Modi (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Dunia

PM Modi Berdoa di Candi Prambanan untuk Kemajuan Bersama RI dan India

RABU, 08 JULI 2026 | 14:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri India Narendra Modi memanjatkan doa bagi kemajuan Indonesia dan India saat mengunjungi Candi Prambanan bersama Presiden RI Prabowo Subianto di Yogyakarta, Rabu, 8 Juli 2026. 

Dalam konferensi pers bersama Presiden Prabowo, Modi mengaku memperoleh kehormatan besar karena dapat berdoa di kompleks Candi Prambanan yang merupakan candi Hindu terbesar kedua di Asia Tenggara. 

Menurutnya, candi tersebut memiliki nilai spiritual yang sangat tinggi karena menjadi tempat berdirinya arca suci Dewa Siwa, Dewi Durga, dan Dewa Ganesha yang selama berabad-abad menjadi pusat ibadah umat Hindu.


"Hari ini, saya juga mendapat kehormatan untuk berdoa dengan cara yang paling tradisional dan memberikan penghormatan saya di candi suci ini," ujarnya.

Lebih lanjut, Modi mengungkapkan  doa yang dipanjatkannya di Candi Prambanan tidak hanya ditujukan bagi semakin kokohnya hubungan bilateral, tetapi juga bagi kesejahteraan rakyat serta kemajuan Indonesia dan India di masa depan. 

"Saya berdoa di sini untuk memperkuat hubungan antara India dan Indonesia, untuk mempererat persahabatan di antara rakyat kita, untuk kesejahteraan rakyat kedua negara kita, dan untuk kemajuan dan kemakmuran yang pesat bagi kedua bangsa kita,"

Bagi Modi, kesempatan mengunjungi Candi Prambanan memiliki makna yang sangat istimewa. 

Selain menjadi salah satu pengalaman spiritual paling berkesan dalam hidupnya, momen tersebut juga terasa lebih bermakna karena ia dapat menyambangi kompleks candi bersejarah itu bersama sahabatnya Presiden Prabowo.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya