Berita

PM India Narendra Modi dan Presiden RI Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo: Relief Ramayana di Candi Prambanan Bukti Kedekatan Peradaban RI-India

RABU, 08 JULI 2026 | 13:10 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa relief kisah Ramayana yang terukir di dinding Candi Prambanan menjadi bukti eratnya hubungan peradaban Indonesia dan India yang telah terjalin selama lebih dari seribu tahun. 

Pernyataan itu disampaikan saat mendampingi Perdana Menteri India Narendra Modi mengunjungi Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu, 8 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan bahwa Candi Prambanan menjadi representasi nyata dari kejayaan peradaban Nusantara yang menjunjung tinggi ilmu pengetahuan, seni, spiritualitas, dan kemanusiaan.


Sementara keberadaan relief Ramayana yang terpahat di setiap sudut Candi Prambanan mencerminkan kuatnya ikatan budaya dan peradaban antara Indonesia dan India.

"Candi Prambanan juga memiliki makna khusus bagi bangsa Indonesia dan bangsa India karena relief kisah Ramayana yang terukir di dinding-dindingnya menjadi saksi dari kedekatan peradaban kedua bangsa kita," ujarnya.

Prabowo menyambut baik tercapainya kesepakatan konservasi dan restorasi Kompleks Candi Prambanan antara Pemerintah Indonesia dan India.

Kepala Negara berharap kunjungan PM Modi semakin mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara. 

"Semoga persahabatan Indonesia dan India semakin kokoh, semakin erat, dan terus menghasilkan kerja sama yang nyata serta saling menguntungkan bagi kedua negara dan kedua rakyat kita," pungkas Prabowo.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya