Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Debut Manis di BEI, Saham BACH Milik Grup Djarum Langsung Kena ARA

RABU, 08 JULI 2026 | 10:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amunisi baru dari Grup Djarum, PT Bach Multi Global Tbk (BACH), resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada Rabu 8 Juli 2026. 

BACH sukses mencatatkan perjalanan IPO yang impresif setelah sahamnya melonjak 24,43 persen ke level Rp550 dari harga penawaran Rp442, sekaligus menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) pada hari perdana perdagangan.

Aksi korporasi ini berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp307,5 miliar dari pelepasan 615 juta saham baru. 


Manajemen mengalokasikan sekitar 70 persen dana tersebut untuk modal kerja pembelian unit genset baru, sementara 30 persen sisanya digunakan untuk melunasi sebagian pinjaman bank demi menekan leverage dan memperkuat struktur permodalan.

Berbekal rekam jejak lebih dari 20 tahun mengelola 40.000 site telekomunikasi, BACH menunjukkan otot finansial yang makin solid. Sepanjang 2025, perseroan mengantongi pendapatan Rp1,73 triliun (naik 40 persen) dan laba bersih Rp155 miliar (melonjak 97,5 persen), didorong oleh ledakan lini bisnis penyewaan genset yang tumbuh fantastis lebih dari 1.200 persen.

Menatap masa depan, emiten solusi energi dan infrastruktur telekomunikasi ini membidik target ambisius pada 2030, yakni pendapatan di atas Rp3 triliun dan laba bersih Rp401 miliar. 

Target tersebut bakal dikejar melalui penambahan kapasitas sewa pembangkit listrik 50 MW per tahun, ekspansi ke sektor energi baru, penguatan jaringan telekomunikasi, serta digitalisasi operasional untuk memaksimalkan pendapatan berbasis kontrak jangka panjang.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya