Berita

Penandatanganan MoU antara Telkom University dan National Universty of Singapore. (Foto: Dok. Telkom)

Nusantara

Telkom University dan NUS Perkuat Kolaborasi Talenta Digital

SELASA, 07 JULI 2026 | 12:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk memperkuat pengembangan talenta digital dan inovasi nasional melalui kolaborasi strategis antara Telkom University (TelU) dan National University of Singapore (NUS). Implementasi kerja sama kedua institusi ditandai dengan seremoni di Telkom University Kampus Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.

Acara tersebut dihadiri Sekretaris Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Pujo Setio, Direktur Strategic & Business Development Telkom Seno Soemadji, Direktur IT Digital Telkom sekaligus Ketua Pembina Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) Faizal Rochmad Djoemadi, Senior Vice Provost National University of Singapore Prof. Bernard C.Y. Tan, Executive Director The Logistics Institute NUS Dr. Robert de Souza, serta Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto.

Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya dan menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama Indonesia-Singapura di bidang ekonomi digital dan pengembangan talenta.


Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan graduate certificate programme, pertukaran mahasiswa dan dosen, riset bersama, serta kolaborasi di bidang kecerdasan artifisial (AI), digital business, sustainability, Internet of Things (IoT), keamanan siber, logistik dan manajemen rantai pasok, data center, serta cloud computing. Program tersebut diharapkan memperluas pertukaran pengetahuan, memperkuat kapasitas riset, dan menghasilkan talenta yang sesuai dengan kebutuhan industri digital.

Kerja sama ini juga merupakan tindak lanjut dari inisiatif Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI yang mendorong penguatan kolaborasi Indonesia-Singapura di sektor ekonomi digital. Inisiatif tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ke Singapura pada April 2026.

Direktur Strategic & Business Development Telkom, Seno Soemadji, mengatakan transformasi digital membutuhkan dukungan talenta unggul dan ekosistem inovasi yang kuat.

"Transformasi digital tidak hanya membutuhkan infrastruktur dan teknologi, tetapi juga talenta kelas dunia serta ekosistem inovasi yang kuat. Kolaborasi antara Telkom University dan National University of Singapore merupakan langkah strategis untuk memperluas akses talenta Indonesia terhadap jejaring global, pengetahuan, dan praktik terbaik dunia," ujar Seno.

Menurut Seno, Telkom tidak hanya berperan sebagai penyedia layanan digital, tetapi juga menjadi penghubung antara dunia pendidikan, industri, pemerintah, dan mitra global untuk mempercepat lahirnya inovasi serta memperkuat daya saing nasional.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan melahirkan berbagai program digital talent exchange, riset bersama, innovation partnership, hingga pengembangan solusi berbasis AI, cloud, dan keamanan siber yang mampu menjawab kebutuhan industri sekaligus mendukung transformasi digital nasional.

Senior Vice Provost National University of Singapore, Prof. Bernard C.Y. Tan, menyambut baik kemitraan tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan Telkom University akan membuka peluang lebih luas dalam pengembangan pendidikan, riset, inovasi, dan pertukaran pengetahuan yang bermanfaat bagi kedua institusi maupun masyarakat.

Sementara itu, Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, mengatakan kerja sama dengan NUS menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas pengalaman global bagi sivitas akademika. Melalui berbagai program pertukaran akademik, penelitian bersama, dan pengabdian kepada masyarakat, Telkom University berharap dapat mencetak lulusan yang semakin kompetitif dan sesuai dengan kebutuhan industri digital.

Kolaborasi ini diharapkan memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri sekaligus mendukung pengembangan ekosistem talenta digital nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya