Berita

Anggota yang mengemban posisi sebagai Koordinator Bidang Persidangan DKPP RI, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi. (Foto: RMOL)

Politik

DKPP Benarkan Tio Aliansyah Diperiksa Terkait Kasus Helikopter KPU

SELASA, 07 JULI 2026 | 22:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI membenarkan telah memeriksa salah satu anggotanya, Muhammad Tio Aliansyah terkait dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) soal penggunaan fasilitas helikopter oleh sejumlah anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Betul. Kemarin telah dilaksanakan sidang pemeriksaan di ruang sidang DKPP," ujar sosok yang akrab disapa Bli Dewa ini kepada RMOL, Selasa, 7 Juli 2026.

Dewa menjelaskan, Tio Aliansyah diperiksa pada Senin pagi, 6 Juli 2026 mulai pukul 10.00 WIB hingga sore hari. Namun, kapasitas Tio dalam sidang tersebut bukan sebagai teradu.


"Sebagai terperiksa. Sedangkan pihak yang lainnya sebagai pemberi keterangan. Pak Tio bukan sebagai teradu," jelasnya.

Mantan Anggota KPU RI periode 2020-2022 ini menegaskan, status Tio sebagai terperiksa muncul karena namanya kerap disebut dalam Sidang Pemeriksaan pekan lalu. Tepatnya, saat sidang pemeriksaan terhadap Anggota KPU Parsadaan Harahap dan Anggota KPU Jawa Barat Abdullah Sapi'i.

Di sisi lain, Dewa mengungkap aduan dari kelompok mahasiswa terkait dugaan pelanggaran Tio Aliansyah resmi dihentikan. DKPP tidak bisa menindaklanjutinya karena tidak memenuhi syarat administratif.

"Aduan yang masuk ke DKPP yang ditujukan ke Pak Tio telah gugur pada tahapan verifikasi administrasi. Aduan gugur karena pengadu tidak melengkapi persyaratan administrasi hingga batas waktu yang ditentukan," tegasnya.

Meski demikian, Dewa menjamin pengusutan dugaan pelanggaran etik dalam kasus helikopter KPU ini akan tetap berjalan transparan sebagai bentuk tanggung jawab publik.

"Saat ini terhadap pemeriksaan tersebut masih dalam proses penanganan," pungkas Dewa.

Kasus dugaan helikopter KPU ini disidangkan oleh 4 Majelis Sidang Pemeriksa. Yakni Ketua DKPP RI Heddy Lugito, serta Anggota DKPP RI I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, J. Kristiadi, dan Ratna Dewi Pettalolo di Ruang Sidang DKPP RI, Jakarta, Senin, 29 Juni 2026.

Dalam persidangan perkara Nomor 10-PKE-DKPP/VI/2026 tersebut, nama Tio Aliansyah pertama kali mencuat dari pengakuan Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Abdullah Sapi'i.

Tio disebut ikut dalam rombongan helikopter bersama Parsadaan Harahap dari Hotel Aryaduta Bandung menuju lokasi pelantikan 1.400 anggota KPPS di Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Januari 2024 silam.

"Saya naik itu dari Bandung, dari Aryaduta ke Cidaun. Pada saat itu ada saya, Pak Pimpinan (Parsadaan Harahap), kemudian Pak Tio, dan Benu (Staf KPU RI)," ungkap Abdullah Sapi'i dalam persidangan.

Usai acara, Abdullah mengaku mereka kembali menumpangi helikopter tersebut menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Sementara itu, Parsadaan Harahap berdalih keberadaan Tio Aliansyah di helikopter tersebut karena kapasitasnya diundang untuk memberikan pembekalan etik kepada anggota KPPS yang dilantik.

"Jadi saya kira ini sangat penting dan strategis untuk bisa saya hadiri, apalagi waktu itu juga didampingi oleh Anggota DKPP untuk penguatan etiknya," bela Parsadaan di hadapan majelis pemeriksa.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya