Berita

Jubir Partai Gerindra, Bahtra Banong. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Gerindra Menunggu RUU LGBTQ dari MUI

SELASA, 07 JULI 2026 | 16:03 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Gerindra mendukung penuh langkah pemerintah yang telah menetapkan penyebaran budaya LGBTQ sebagai bentuk ancaman nonmiliter negara. 

Ketentuan ini tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2025 tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029 yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo Subianto.

Juru bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong menilai perpres tersebut sejalan dengan kultur masyarakat Indonesia yang tak mengenal LGBTQ.


"Saya pikir itu bagus ya, dan memang di negara kita kan tidak mengenal soal itu," kata Bahtra kepada wartawan di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa 7 Juli 2026.

Pada prinsipnya, kata Bahtra, Gerindra pun sedang menunggu RUU Pelanggaran LGBTQ yang kini tengah disusun oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Terlebih, RUU itu disebut bakal memuat aturan pidana bagi kaum LGBTQ. Sehingga, RUU tersebut memuat kajian mendalam terkait pidana bagi kaum LGBTQ.

"Tentu harus ada kajian lebih jauh lagi, lebih mendalam lagi, tetapi yang pasti kan di negara kita kan belum diperbolehkan," kata Bahtra.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

AXA Mandiri Financial Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:59

Menteri Pigai Keliling SPBU: Hari Ini Distribusi BBM Bali Aman!

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:35

AS Ultimatum Iran: Patuhi Kesepakatan Nuklir atau Hancur

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:26

Bareskrim dan BNN Obok-Obok Kelab Malam, Sembilan Orang Positif Narkoba

Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:17

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:45

Masyarakat Diimbau Tingkatkan Kesadaran dan Partisipasi dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:42

Kabut Asap Picu Lonjakan Penjualan Tabung Oksigen dan Air Purifier di Asia Tenggara

Minggu, 18 Oktober 2026 | 16:04

Perlu Sistem Pencegahan Karhutla agar Warga Tak Terus Jadi Korban

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:51

Syarikat Islam Didorong Jadi Kekuatan Besar Ekonomi Umat

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:26

KPK Evaluasi Alasan Nusron Wahid Mangkir Sebelum Terbitkan Surat Perintah Membawa

Minggu, 18 Oktober 2026 | 15:11

Selengkapnya