Berita

Ilustrasi prajurit TNI dari Papua. (Foto: Istimewa)

Politik

Bambang Pacul:

Penanganan Konflik di Papua Tanggung Jawab Wapres

SELASA, 07 JULI 2026 | 12:15 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Penanganan berbagai persoalan di Papua memiliki mekanisme berbeda karena daerah tersebut berstatus otonomi khusus (otsus). 

Karena itu, berbagai perkembangan yang terjadi di Bumi Cenderawasih semestinya berada dalam ruang tanggung jawab Wakil Presiden (Wapres) sesuai amanat undang-undang.

Wakil Ketua MPR Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengatakan, status otonomi khusus Papua telah mengatur adanya tugas yang melekat pada Wapres.


"Papua kan wilayah otonomi khusus. Pasti diperlakukan secara khusus. Nah, kekhususannya itu sesungguhnya dalam undang-undang sudah ada, itu menjadi tanggung jawab Wapres," kata Bambang kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 7 Juli 2026. 

Politikus PDIP itu mengatakan, beragam persoalan yang terjadi di Papua sebaiknya lebih dahulu ditanyakan kepada Wapres karena telah diatur dalam ketentuan otonomi khusus.

"Jadi kalau hal-hal kayak begitu, sebaiknya itu ditanyakan kepada Wapres. Undang-undangnya begitu kok bunyinya," kata Bambang.

Saat didesak apakah pernyataannya berarti Wapres Gibran Rakabuming Raka perlu lebih aktif menangani Papua, Bambang enggan memberikan penilaian.

"Saya tidak mengatakan Mas Wapres harus lebih aktif. Bunyi undang-undangnya begitu," kata Bambang.

Hal itu terkait situasi di Papua yang belakangan kembali memanas menyusul rentetan kasus kekerasan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya