Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

BPS: Mayoritas Warga Sambut Sensus Ekonomi, Penolakan Hanya Ramai di Medsos

SELASA, 07 JULI 2026 | 08:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan mayoritas masyarakat menerima pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, meski narasi penolakan lebih banyak terlihat di media sosial. 

Karena itu, BPS terus mengintensifkan edukasi agar masyarakat memahami manfaat sensus sekaligus yakin bahwa data yang diberikan tetap dijaga kerahasiaannya.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan hasil pemantauan menunjukkan tingkat penerimaan masyarakat masih lebih tinggi dibandingkan penolakan.


"Kami sudah monitor. Secara proporsi masih banyak yang menerima dibandingkan dengan yang menolak. Hanya yang bersuara di medsos adalah yang menolak, yang menerima petugas sensus dengan baik jarang bersuara. Ini tugas kita bersama-sama untuk tanpa lelah mengedukasi masyarakat agar paham tentang pentingnya didata," ujar Amalia, dikutip redaksi di Jakarta, Selasa 7 Juli 2026.

Menurutnya, edukasi perlu terus diperkuat agar informasi yang keliru mengenai pelaksanaan sensus tidak menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Dengan pemahaman yang lebih baik, BPS berharap masyarakat bersedia memberikan data secara benar, jujur, dan lengkap sehingga hasil Sensus Ekonomi 2026 dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih akurat.

Amalia juga menegaskan BPS menjamin kerahasiaan seluruh data responden sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Data yang dihimpun hanya digunakan untuk kepentingan statistik dan tidak dimanfaatkan untuk perpajakan, audit, maupun penegakan hukum.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya