Berita

Menteri PKP Maruar Sirait. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Pemerintah Anggarkan Bedah 10.300 Rumah Miskin di Jakarta, Naik 60 Kali Lipat

SELASA, 07 JULI 2026 | 02:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah mengalokasikan anggaran untuk merenovasi 10.300 rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Jakarta sepanjang tahun ini. Angka tersebut naik 60 kali lipat dari sebelumnya

Program tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat perbaikan rumah tidak layak huni yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengatakan jumlah rumah yang akan direnovasi tahun ini melonjak drastis dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai sekitar 160 hingga 170 unit di Jakarta.


"Tahun lalu hanya sekitar 160-170 rumah. Tahun ini Presiden Prabowo sudah menganggarkan 10.300 rumah rakyat miskin yang direnovasi di Jakarta, termasuk di Kepulauan Seribu," kata pria yang akrab disapa Ara di Kantor OJK, Jakarta pada Senin, 6 Juli 2026.

Menurutnya, peningkatan tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperluas program renovasi rumah bagi masyarakat kurang mampu.

"Tahun lalu tidak sampai 200 rumah. Tahun ini menjadi 10.300. Jadi ini bukan lagi saya katakan deret tambah, tetapi sudah deret kali. Dari 200 menjadi 10.300 dikali bukan ditambah," ujarnya.

Ara menambahkan, peningkatan juga terjadi secara nasional. Jika pada tahun lalu pemerintah merenovasi sekitar 45 ribu rumah, maka pada tahun ini jumlahnya meningkat sebagai bagian dari percepatan program perumahan bagi masyarakat miskin.

"Tim kami tahun lalu membedah sekitar 45 ribu rumah rakyat. Tahun ini 400 ribu," tandasnya.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

UPDATE

Demi Keamanan, Kapolri Patut Didukung Usut Dugaan Penyadapan Terhadap Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 16:34

Potensi Wisata Besar Belum Dongkrak Ekonomi Sabang

Kamis, 05 November 2026 | 16:27

Pertamina Drilling Gandeng Halliburton Perkuat Operasional Migas di Timteng

Kamis, 05 November 2026 | 16:12

DPR Taruh Harapan di Pundak Suyudi dan Jajaran Usut Tuntas Kasus Listyo Sigit Dkk

Kamis, 05 November 2026 | 16:00

Bobolnya Lapis Pengaman Presiden

Kamis, 05 November 2026 | 15:48

Ekonomi Aceh Tetap Tumbuh Positif Meski Dihantam Bencana

Kamis, 05 November 2026 | 15:46

BPS: Pengangguran RI Berkurang 77 Ribu Orang per Agustus 2026

Kamis, 05 November 2026 | 15:38

Pertamina Hulu Energi Catat Torehan Manis Jelang Akhir Tahun

Kamis, 05 November 2026 | 15:33

ABP: Rakyat Tetap Berdiri Bersama Presiden Prabowo

Kamis, 05 November 2026 | 15:28

Jokowi Keberatan Roy Suryo Minta Ijazah Diperiksa Lagi

Kamis, 05 November 2026 | 15:22

Selengkapnya