Berita

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Riano P. Ahmad. (Foto: Istimewa)

Nusantara

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

SENIN, 06 JULI 2026 | 14:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta didorong melibatkan perangkat RT dan RW sebagai ujung tombak pencegahan penyalahgunaan narkoba (narkotika dan obat terlarang) di lingkungan masyarakat.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Riano P. Ahmad mengatakan, pemberantasan narkoba tidak sepenuhnya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran masyarakat di tingkat lingkungan, kata Riano, memperkuat deteksi dini, sekaligus meningkatkan edukasi kepada warga.

“RT dan RW harus menjadi mitra aktif pemerintah dalam pencegahan narkoba,” kata Riano, dikutip Senin 6 Juli 2026.


Ia menilai, keterlibatan perangkat lingkungan akan memperluas jangkauan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Selama ini, masyarakat lebih mengenal layanan Badan Narkotika Nasional (BNN) di tingkat provinsi. Sehingga upaya pencegahan belum menjangkau lingkungan terkecil secara optimal.

“Edukasi harus hadir sampai ke tingkat RT dan RW,” kata Riano.

Ia juga mengingatkan bahwa pemberantasan narkoba tidak hanya menghadapi jaringan pengedar. Namun memerlukan pengawasan yang konsisten. Dengan demikian, tidak ada pihak yang melindungi peredaran Narkoba.

“Kolaborasi semua pihak menjadi kunci melindungi generasi muda,” kata Riano.

Politisi Partai NasDem itu menegaskan, mendukung penguatan Program P4GN melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran.

Dorongan tersebut sejalan dengan pengesahan Peraturan Daerah tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) pada 11 Juni 2026.

Regulasi itu menjadi landasan hukum bagi Pemprov DKI Jakarta memperkuat upaya pencegahan, pemberantasan, dan rehabilitasi. Penanganan terintegrasi terhadap penyalahgunaan narkoba.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya