Berita

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia. (Foto: Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Satu Tahun Diurus Danantara, 22 BUMN Catat Lonjakan Laba

SABTU, 04 JULI 2026 | 23:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Satu tahun lebih sejak Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada 24 Februari 2025, sejumlah indikator mulai menunjukkan perbaikan kinerja badan usaha milik negara (BUMN) yang berada dalam ekosistem pengelolaannya. 

Berdasarkan data per periode April 2025-April 2026, sebanyak 22 BUMN tercatat mengalami lonjakan laba yang signifikan, bahkan salah satunya tumbuh hingga 1.339 persen.

Pakar sekaligus praktisi komunikasi M. Fariza Irawady menilai, perkembangan tersebut menunjukkan bahwa visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun kemandirian ekonomi nasional tidak berhenti sebagai gagasan dan komunikasi politik saja, melainkan diterjemahkan menjadi kinerja yang terukur. 


"Presiden Prabowo telah menyalakan api harapan bangsa melalui visi pembangunan yang jelas. Danantara kemudian menjadi instrumen yang menerjemahkan harapan itu menjadi hasil nyata yang mulai dapat dirasakan," kata Fariza dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu 4 Juli 2026.

Fariza berpandangan, kekuatan utama Danantara terletak pada kemampuannya menjembatani visi strategis negara dengan pengelolaan investasi yang profesional.

Menurut dia, di bawah kepemimpinan CEO Rosan Roeslani dan jajarannya, Danantara memperlihatkan fungsi strategisnya sebagai motor konsolidasi aset dan penguatan tata kelola investasi negara. 

Salah satu indikator yang paling terlihat, kata Fariza, adalah membaiknya kinerja keuangan sejumlah BUMN. 

Pertamina menjadi penyumbang laba terbesar dengan capaian Rp24,97 triliun, naik Rp11 triliun atau 80 persen dari Rp13,9 triliun pada periode sebelumnya. PT Pupuk Indonesia membukukan kenaikan laba dari Rp1,59 triliun menjadi Rp4,82 triliun, tumbuh 202 persen. 

Di sektor perbankan, BRI mencatat laba Rp21,2 triliun (naik 15 persen), Bank Mandiri Rp21,3 triliun (naik 13 persen), BNI Rp7,2 triliun (naik 6 persen), dan BSI Rp2,8 triliun (naik 18 persen). 

Sementara itu, Bank BTN mencatat pertumbuhan laba tertinggi di antara seluruh BUMN, yakni 1.339 persen menjadi Rp1,4 triliun. M

IND ID di sektor pertambangan meraih laba Rp14,1 triliun (naik 31 persen), Pegadaian Rp4,3 triliun (naik 87 persen), Pelindo Rp1,5 triliun (naik 169 persen), dan InJourney Rp300 miliar (naik 33 persen).

Perbaikan signifikan juga terjadi pada sejumlah BUMN yang sebelumnya merugi. PT Krakatau Steel berbalik dari rugi Rp981 miliar menjadi laba Rp635 miliar. PT Danareksa mencatat perubahan dari rugi Rp72 miliar menjadi laba Rp43 miliar. 

Pola serupa terlihat pada PT Kimia Farma yang berbalik dari rugi Rp160 miliar menjadi laba Rp108 miliar, PT Len Industri dari rugi Rp228 miliar menjadi laba Rp314 miliar, PT Semen Indonesia dari rugi Rp66 miliar menjadi laba Rp106 miliar, PT Agrinas Pangan dari rugi Rp12 miliar menjadi untung Rp465 miliar, serta PT Adhi Karya yang melesat Rp60 miliar menjadi laba Rp69 miliar atau tumbuh 667 persen. 

Seluruh pemulihan ini merupakan hasil restrukturisasi dan dukungan permodalan (Capital Support) dari Danantara Asset Management (DAM).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya