Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligencel)

Bisnis

Harapan The Fed Melunak, Emas dan Perak Bersinar

JUMAT, 03 JULI 2026 | 07:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga logam mulia bergerak stabil pada perdagangan Jumat 3 Juli 2026, setelah mencatat penguatan tajam pada sesi sebelumnya. 

Emas bertahan di atas level 4.100 Dolar AS per ons, sementara perak diperdagangkan di kisaran 61 Dolar AS per ons, didorong oleh melemahnya data pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang memicu perubahan ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve.

Laporan terbaru menunjukkan ekonomi AS hanya menciptakan 57.000 lapangan kerja pada Juni, jauh di bawah proyeksi pasar yang mencapai 110.000 dan menjadi penambahan terendah dalam empat bulan terakhir. Sementara itu, tingkat pengangguran tercatat sebesar 4,2 persen. 


Data tersebut melengkapi laporan sebelumnya yang juga memperlihatkan pertumbuhan tenaga kerja sektor swasta berada di bawah perkiraan.

Kondisi itu membuat pelaku pasar mengurangi ekspektasi terhadap peluang kenaikan suku bunga The Fed. Kontrak berjangka Fed Funds kini mencerminkan probabilitas sekitar 50 persen untuk kenaikan suku bunga pada September, turun dari sekitar 67 persen sebelum data ketenagakerjaan dirilis.

Sentimen positif bagi logam mulia juga diperkuat oleh pernyataan Ketua Federal Reserve Kevin Warsh yang menilai ekspektasi inflasi mulai mereda, meski bank sentral tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga.

Selain itu, penurunan harga minyak turut memberikan dukungan bagi emas dan perak. Kekhawatiran terhadap inflasi berangsur mereda seiring pulihnya aktivitas pengiriman komersial melalui Selat Hormuz di tengah kemajuan pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran.

Kombinasi ekspektasi suku bunga yang lebih longgar, inflasi yang mulai terkendali, serta meredanya risiko geopolitik menjadi faktor utama yang menopang pergerakan harga emas dan perak pada akhir pekan ini.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya