Berita

Ketua DPP Partai NasDem yang juga Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya. (Foto: RMOL)

Politik

Partai Politik Jangan Cuma Muncul Saat Pemilu

MINGGU, 28 JUNI 2026 | 10:52 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai politik harus hadir secara konsisten di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum pemilu atau ketika mengejar prestasi politik.

Hal itu disampaikan Ketua DPP Partai NasDem yang juga Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, di hadapan ratusan kader NasDem Banten dalam Laga Perubahan 2.0 bertajuk 'NasDem Naik Kelas pada Pelatihan Kader Penggerak untuk Pengembangan Partai di Akademi Bela Negara (ABN) NasDem, Pancoran, Jakarta Selatan.

Willy menilai, partai politik memiliki peran penting sebagai jembatan antara aspirasi masyarakat dengan kebijakan publik.


“Kehadiran partai itu wajib hukumnya untuk kemudian menjadi jembatan-jembatan dari aspirasi publik kepada kebijakan-kebijakan publik. Itu yang kemudian NasDem ingin luruskan, itu yang NasDem ingin bangun,” ujarnya dikutip Minggu, 28 Juni 2026.

Ia menegaskan, pada fase kedua Laga Perubahan, NasDem ingin membangun budaya partai yang hadir setiap hari di tengah masyarakat.

“Itu yang kemudian di level kedua ini kita katakan, partai tidak hanya hadir di saat Pemilu semata-mata, partai tidak hanya hadir di saat kontestasi semata-mata, tapi bagaimana kehadiran partai itu day to day.

Menurut Willy, kehadiran partai secara konsisten juga menjadi langkah untuk mengurangi praktik politik uang yang masih terjadi.

“Ketika kita hadir hari ini, maka kemudian politik uang kemudian menjadi tidak satu-satunya. Kenapa politik uang kita menjadi tinggi, itu menjadi besar? Karena representasinya patah. Itu yang kemudian kami lakukan secara sadar, hadir sedari awal, berjuang sedari awal, bergerak sedari awal. Itu yang kami lakukan di semua sektor,” tutup Willy. 



Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya