Berita

Peserta diklat calon pengelola program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta. (Instagram/@kemhanri)

Pertahanan

Kemhan Akui Ada Penyakit Peserta SPPI yang Tak Terdeteksi Saat Seleksi

SABTU, 27 JUNI 2026 | 11:48 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengakui ada penyakit tak terdeteksi yang diderita peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat proses seleksi kesehatan. 

Pengakuan itu disampaikan setelah lima peserta program meninggal dunia saat mengikuti latihan bela negara.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan mengatakan seluruh peserta telah melalui tahapan seleksi kesehatan sesuai prosedur. Namun, di lapangan masih ditemukan kondisi medis yang luput dari pemeriksaan awal.


"Dari proses awal sudah dilaksanakan seleksi oleh Panitia Seleksi Nasional. Namun pada kenyataannya memang ada penyakit-penyakit yang tidak terdeteksi," kata Ketut dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu, 27 Juni 2026.

Ketut menjelaskan, pasca ditemukannya kasus penyakit paru pada salah satu peserta, Kemhan langsung melakukan pelacakan (tracing) terhadap peserta lain di lokasi pelatihan. Langkah tersebut juga melibatkan Kementerian Kesehatan.

"Kementerian Kesehatan juga sudah turun langsung untuk menindaklanjuti tracking virus yang memang tidak terdeteksi pada seleksi sebelumnya," ujarnya.

Menanggapi dugaan adanya kelalaian dalam proses seleksi, Ketua Tim Kesehatan SPPI, Ichsan, membantah hal tersebut. Menurutnya, seluruh peserta telah menjalani pemeriksaan kesehatan sesuai standar operasional prosedur (SOP), mulai dari pemeriksaan fisik, laboratorium, rontgen, USG hingga pemeriksaan penunjang lainnya.

"Semua proses seleksi kesehatan sudah sesuai SOP. Tetapi kondisi kesehatan setiap orang bisa berubah-ubah sesuai kondisi fisik maupun lingkungan," kata Ichsan.

Ia juga meluruskan informasi mengenai peserta yang diduga mengidap tuberkulosis (TBC). Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ada peserta yang dinyatakan lolos seleksi dengan penyakit TBC.

"TBC merupakan kondisi yang tidak memenuhi syarat. Yang kami temukan bukan TBC, melainkan infeksi paru atau pneumonia yang disebabkan oleh virus," jelasnya.

Sebelumnya, Kemhan mengonfirmasi lima peserta SPPI meninggal dunia saat mengikuti latihan bela negara di sejumlah lokasi pendidikan. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, penyebab kematian para peserta berbeda-beda, di antaranya akibat henti jantung, gangguan pernapasan, hingga heat stroke.

Menurut Kemhan, langkah pemeriksaan kesehatan bagi peserta telah dilakukan secara berkala.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya