Berita

Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad). (Foto: Dok. Setjen Infohan Kemhan)

Politik

DPR: Latsarmil Bukan Prioritas bagi Calon Pengurus Kopdes Merah Putih

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 20:58 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Meninggalnya tiga peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) saat mengikuti latihan dasar militer (Latsarmil) memicu desakan evaluasi menyeluruh terhadap desain program tersebut.

Pembekalan fisik bergaya militer dinilai perlu dikaji ulang agar selaras dengan tujuan program, yakni mencetak calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Menurut kami yang paling utama adalah evaluasi terkait program ini, manfaatnya, dan juga kecocokannya untuk tujuan para partisipan ini menjadi pengurus Koperasi Desa Merah Putih,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR, Adisatrya Suryo Sulisto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 25 Juni 2026.


Sebagai mitra kerja Kementerian Koperasi, Komisi VI DPR mempertanyakan relevansi Latsarmil dengan kompetensi yang dibutuhkan calon pengurus koperasi. Sebab kemampuan utama yang harus dimiliki calon pengurus koperasi adalah keterampilan manajerial, bukan semata ketahanan fisik.

“Yang harus diutamakan juga adalah skill mereka dalam manajemen, dalam melakukan pembukuan yang baik, bagaimana menyetok barang, inventaris barang, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Menurut Adi, materi tersebut lebih relevan untuk mendukung pengelolaan koperasi secara profesional di tingkat desa. Ia tidak mempermasalahkan pentingnya kondisi fisik yang sehat bagi peserta. Namun, ia mempertanyakan apakah Latsarmil menjadi metode yang tepat bagi calon pengurus koperasi.

“Betul para calon ini harus sehat, kami mendukung itu. Tapi apakah latihan dasar militer ini cocok dengan orang-orang yang mencalonkan diri untuk menjadi pengurus,” katanya.

Jika pelatihan fisik tetap dipertahankan, Adi meminta pemerintah memperketat pemeriksaan kesehatan setiap peserta sebelum mengikuti kegiatan.

“Kalau memang itu mau diadakan, pertama harus dicek betul kondisi kesehatan mereka setiap orangnya. Tekanan darahnya dan riwayat penyakitnya. Belum tentu mereka punya kesehatan atau fisik badan yang cocok untuk latihan dasar militer ini,” tegasnya.

Karena itu, Adi meminta pemerintah mengevaluasi ulang seluruh modul pelatihan SPPI dengan mengedepankan materi manajemen dan pengelolaan usaha.

“Harus dievaluasi ulang program ini, modul-modulnya apa saja. Kesehatan itu penting, tetapi yang lebih diutamakan adalah skill mereka, meningkatkan pengetahuan mereka dari segi manajemen,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya