Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: Gedung Putih)

Global

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 17:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, melontarkan klaim mengejutkan terkait eskalasi konflik di Timur Tengah. 

Trump menyebut Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, sempat menjadi salah satu pemimpin yang berpotensi membawa negaranya terlibat dalam perang di pihak Iran.

Pernyataan itu disampaikan Trump saat berbicara kepada wartawan di Gedung Putih. Menurutnya, posisi Ankara ketika ketegangan antara Iran dan Israel memuncak cukup mengkhawatirkan karena Turki dinilai memiliki kedekatan kepentingan tertentu dengan Teheran dan hubungan yang tidak selalu harmonis dengan Israel.


“Dia adalah kandidat utama untuk terlibat dalam perang dengan Iran, mungkin di pihak Iran, karena dia bukan penggemar berat Israel,” kata Trump, seperti dikutip Middle East Monitor, Kamis, 25 Juni 2026.

Trump mengaku mengambil langkah diplomatik secara langsung untuk mencegah keterlibatan Turki dalam konflik tersebut. 

Dia mengatakan telah menghubungi Erdogan dan memintanya agar tidak membawa Turki masuk ke dalam peperangan yang berpotensi memperluas instabilitas kawasan Timur Tengah.

Menurut Trump, permintaan itu mendapat respons positif dari Erdogan. 

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga memberi sinyal terbukanya peluang bagi Turki untuk kembali mendapatkan akses terhadap jet tempur F-35 serta mesin pesawat yang dibutuhkan untuk pengembangan pesawat tempur nasional Turki. 

Ketika ditanya mengenai kemungkinan menyetujui permintaan Ankara, Trump menjawab akan melakukan sesuatu yang dapat memuaskan pihak Turki.

Selain itu, Trump mengonfirmasi rencananya menghadiri KTT NATO mendatang di Ankara. 

Dia menegaskan kehadirannya merupakan bentuk penghormatan kepada Erdogan, sekaligus menandakan upaya Washington menjaga hubungan strategis dengan Turki di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah dan Eropa.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya