Berita

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad dalam acara rakernas Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KSPI) di Jakarta Pusat pada Selasa, 23 Juni 2026 (Foto: Dok Istimewa)

Politik

Jarnas Prabowo-Gibran Puji Langkah Cepat Dasco Respons Potensi PHK Massal

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 16:29 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ketua Umum Relawan Jaringan Nasional (Jarnas) Prabowo-Gibran, Nasarudin mengapresiasi langkah cepat Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam merespons potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 55 ribu pekerja di sejumlah sektor industri.

Menurut Nasarudin, respons dan koordinasi yang dilakukan Dasco menunjukkan keberpihakan terhadap perlindungan tenaga kerja, sekaligus menjaga keberlangsungan dunia usaha.

“Yang kita hadapi hari ini adalah situasi yang kompleks. Dunia usaha sedang menghadapi tekanan yang tidak ringan, sementara para pekerja juga membutuhkan kepastian atas masa depan mereka,” kata Nasarudin dalam keterangannya, Kamis, 25 Juni 2026.


Karena itu, ia menilai langkah Dasco yang langsung membangun komunikasi dengan berbagai pihak patut diapresiasi.

Nasarudin memandang ancaman PHK tidak bisa dilihat semata-mata sebagai dampak kebijakan dalam negeri. Menurutnya, persoalan tersebut juga dipengaruhi dinamika ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian.

Kenaikan biaya energi, perlambatan ekonomi dunia, serta meningkatnya persaingan antarnegara menjadi tekanan yang dirasakan banyak pelaku industri.

Ia berharap komunikasi antara DPR, pemerintah, dunia usaha, serikat pekerja, dan BUMN dapat menghasilkan solusi yang mampu melindungi pekerja tanpa mengorbankan keberlangsungan industri.

“Kita tidak boleh melihat persoalan ini secara hitam putih. Perusahaan tentu ingin tetap bertahan dan menjaga usahanya, sementara para pekerja juga memiliki hak untuk memperoleh kepastian pekerjaan,” ujarnya.

Menurut Nasarudin, negara harus hadir sebagai jembatan agar kebijakan yang diambil dapat melindungi kedua kepentingan tersebut.

Ia juga mengingatkan bahwa menjaga iklim investasi dan keberlangsungan industri sama pentingnya dengan mempertahankan lapangan kerja. Sebab, tekanan berkepanjangan terhadap industri akan berdampak langsung terhadap masyarakat, mulai dari berkurangnya kesempatan kerja hingga melemahnya aktivitas ekonomi.

Nasarudin meyakini pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memiliki komitmen untuk memperkuat industri nasional dan menciptakan lapangan kerja. Oleh sebab itu, setiap persoalan yang berpotensi mengganggu stabilitas industri harus segera diselesaikan melalui koordinasi lintas lembaga.

“Kepentingan pekerja harus dijaga, tetapi keberlangsungan dunia usaha juga harus dipastikan agar roda ekonomi tetap bergerak,” tegasnya.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya