Berita

Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa dan Roy Suryo. (Foto: Dokumentasi Dokter Tifa)

Politik

Jauhkan Anasir Politik dari Persidangan Roy Suryo Cs

KAMIS, 25 JUNI 2026 | 08:18 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sidang kasus dugaan ijazah palsu bekas Presiden Joko Widodo alias Jokowi sudah pernah digelar berkali-kali di beberapa tempat. Namun anehnya Jokowi belum pernah sekalipun hadir di persidangan.

"Terpenting, Jokowi belum pernah menunjukkan ijazahnya, sehingga belum pernah pula dapat dibuktikan di pengadilan, ijazahnya Jokowi itu asli ataukah palsu," kata analis politik Saiful Huda Ems melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 25 Juni 2026.

Ajaibnya, persidangan-persidangan kasus dugaan ijazah palsu Jokowi ini yang sudah pernah digelar di pengadilan, justru sudah memvonis penjara Bambang Tri Mulyono dan Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur yang mempertanyakan keaslian ijazahnya.


"Tentunya dengan jeratan pasal yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan ijazah Jokowi yang dipersoalkan," kata Saiful

Maka ketika persoalan hukum yang menimpa Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma alias Dokter Tifa di seputar kemelut dugaan ijazah palsu Jokowi itu nanti sampai berlanjut ke persidangan, hasil akhirnya sudah akan dapat dengan mudah diprediksi oleh para pengacara profesional. 

"Kalau persidangannya itu nanti murni mengedepankan hukum, maka Jokowi akan sangat mudah ditebak, kalah," kata Saiful.

Namun apabila anasir-anasir politik nantinya akan turut berperan aktif mengintervensinya, maka bisa jadi Roy Suryo cs yang akan kalah atau bisa juga sebaliknya, menang.

"Dalam penegakan hukum, anasir-anasir politik itu haruslah dijauhkan, karena jika tidak maka proses penegakan hukum yang harus memperhatikan asas kepastian hukum dan asas due process of law itu akan sulit terpenuhi," pungkas Saiful.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya