Berita

Pansus DPRK Mimika saat menemui Menteri HAM Natalius Pigai. (Foto: Istimewa)

Politik

Nasib Ribuan Pekerja Moker Freeport Diadukan ke Kementerian HAM

RABU, 24 JUNI 2026 | 21:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Panitia Khusus (Pansus) DPR Kabupaten Mimika mengadukan persoalan ribuan pekerja mogok kerja (moker) PT Freeport Indonesia, privatisasi dan kontraktor kepada Kementerian Hak Asasi Manusia (Kemenham).

Sekretaris Pansus DPRK Mimika terkait Penanganan Karyawan Moker di Lingkungan PT Freeport Indonesia, Yan Pieterson Laly mengatakan pihaknya telah menyampaikan hasil pendalaman sementara kepada Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai, saat berkunjung ke Kementerian HAM di Jakarta, Rabu, 24 Juni 2026.

"Poin utamanya kami ingin menyelesaikan masalah penanganan mogok kerja ini, apa cara cepat yang substantif yang bisa menyelesaikan," kata Yan Pieterson Laly.


Polemik ini bermula dari aksi mogok kerja ribuan pekerja PT Freeport Indonesia, privatisasi dan kontraktor pada 1 Mei 2017. 

Aksi tersebut merupakan buntut dari program furlough yang dilakukan manajemen Freeport dan tindakan kriminalisasi terhadap pengurus serikat pekerja Freeport. Aksi itu kemudian berujung pada PHK terhadap para pekerja yang mengikuti mogok kerja.

Menurut data yang disampaikan Pansus, saat ini terdapat 2.406 pekerja moker PT Freeport, privatisasi dan kontraktor yang masih memperjuangkan hak-haknya. Selain menuntut pembayaran kompensasi, mereka juga meminta untuk dipekerjakan kembali.

"Kalau kita tarik ulur ke belakang, sisi kemanusiaan yang (harusnya) dinilai sebenarnya dari penanganan masalah ini," ujar Yan Pieterson.

Ketua Pansus DPRK Mimika, Derek Tenouye menegaskan, persoalan yang telah berlangsung selama sembilan tahun itu perlu mendapat penyelesaian. Ia juga mengapresiasi respons Kementerian HAM terhadap aspirasi yang disampaikan.

"Beliau (Natalius Pigai) menyatakan bahwa memang (persoalan) kemanusiaan itu tugas dan posisi saya (Menteri HAM)," kata Derek.

Derek menambahkan, pansus akan melanjutkan upaya penyelesaian persoalan tersebut dengan menemui sejumlah pihak terkait, termasuk Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal.

"Karena negara mengorbankan mereka (pekerja moker) ini luar biasa, ya," terangnya.

Sementara itu, pendamping hukum buruh moker, Emanuel Gobay berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan menggunakan prinsip bisnis dan HAM, termasuk melalui mekanisme pemulihan korban pelanggaran HAM oleh korporasi sebagaimana diatur dalam regulasi yang tengah ditunggu pemberlakuannya.

"Kami menunggu pemberlakuan peraturan ini karena korelasinya kuat sekali (pelanggaran HAM di sektor bisnis)" kata Emanuel Gobay.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Kabakom Sebut Kebijakan Ekonomi Prabowo Makin Inklusif, Upah Buruh Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 | 18:20

B50 jadi Andalan Presiden Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:44

Antusiasme Tinggi, Pendaftaran Anugerah Jurnalistik KPU 2026 Diperpanjang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:26

Masuk PSN, Agrinas Palma Siapkan Model Pengelolaan Sawit Rakyat

Jumat, 23 Oktober 2026 | 17:20

IHSG Parkir Zona Hijau, Rupiah Nyaris Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:54

Kreativitas Jadi Kunci Koperasi Bertahan dan Berkembang

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:41

Menkeu Pastikan Gaji ASN Tak Lewat Kopdes

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:34

Bahlil Dikejar Deadline DIM RUU Migas

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:32

Konser Andrea Bocelli dan Peluang Indonesia Perkuat Diplomasi Budaya

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:23

AsetKu Dukung Literasi Keuangan Bersama AFPI di Jakarta Financial Festival 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 16:06

Selengkapnya