Berita

Peserta didik menikmati MBG. (Foto: BGN)

Politik

MBG Penting tapi Harus Disesuaikan dengan Kondisi Daerah

RABU, 24 JUNI 2026 | 16:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pakar militer dan pertahanan Connie Rahakundini Bakrie menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah. Meski mendukung tujuan program tersebut, Connie mempertanyakan kesiapan tata kelola dan koordinasi dalam implementasinya.

Menurut Connie, pemberian makanan bergizi bagi anak-anak merupakan langkah yang penting dan patut didukung. Namun, ia menilai pelaksanaan program harus dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing daerah.

“Apakah yakin kita bisa tetap survive dengan MBG yang tanpa koordinasi yang benar?” ujar Connie di kanal Youtube Hendri Satrio, Rabu, 24 Juni 2026.


Ia menilai setiap daerah memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga pemerintah seharusnya tidak menerapkan kebijakan secara seragam tanpa mempertimbangkan prioritas wilayah yang paling membutuhkan.

Menurutnya, daerah dengan angka stunting tinggi semestinya menjadi fokus awal melalui skema proyek percontohan sebelum program diperluas secara nasional.

“Mungkin yang stunting di mana mau dijadikan dulu pilot project, bukan langsung serentak sehari Rp 1 triliun,” katanya.

Connie juga menyoroti aspek pengelolaan anggaran dalam program tersebut. Ia mempertanyakan adanya pihak-pihak yang disebut memperoleh keuntungan besar dari pelaksanaan program MBG.

"Lalu bos untung 1 miliar pasti ada something wrong dong,” ujarnya.

Lebih lanjut, Connie menanggapi munculnya penolakan terhadap usulan penghentian program MBG dari sejumlah kelompok pengelola dapur MBG yang terlibat dalam pelaksanaannya.

Menurut dia, sikap penolakan tersebut tidak bisa dilepaskan dari kepentingan pihak-pihak yang selama ini memperoleh manfaat dari program tersebut.

"Mereka pasti nolak karena kita tahu mereka siapa," tukasnya.

Ia menegaskan kritik yang disampaikannya bukan ditujukan untuk menolak program MBG, melainkan sebagai masukan agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran, transparan, dan mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan asupan gizi.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya