Berita

Ketua Umum KAMMI Amri Akbar. (Foto: Istimewa)

Politik

Ditetapkan jadi Ketua Umum KAMMI

Amri Akbar: KAMMI Rumah yang Nyaman bagi Seluruh Kader

RABU, 24 JUNI 2026 | 16:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) resmi menetapkan Amri Akbar sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat KAMMI periode 2026-2028 dalam Muktamar XIV  yang diselenggarakan di Asrama Haji Ambon, Maluku. 

Muktamar yang mengusung tema "Meneguhkan Kepemimpinan Mahasiswa Muslim untuk Indonesia Maritim yang Berkeadilan dan Berdaulat" berlangsung pada 22-28 Juni 2026, setelah mengalami percepatan jadwal dari rencana semula pada 24-28 Juni 2026.

Penetapan Amri Akbar dilakukan melalui mekanisme persidangan Muktamar yang dipimpin oleh Hamzan. Selain menetapkan Ketua Umum terpilih, forum juga menetapkan Syafrul Ardi, Nugra Ferdino, Herianto, dan Imron sebagai Mide Formatur. 


Sementara itu, anggota Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) yang terpilih adalah Wira Putra, M. Fachry, dan Fathiyakan Abdullah.

Dalam pidato perdananya, Amri Akbar mengajak seluruh kader untuk menjadikan momentum Muktamar sebagai titik awal kebangkitan baru KAMMI.

"Saya ingin KAMMI menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh kader. Rumah yang tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga tempat bertumbuh, berproses, dan melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan bangsa," ujar Amri dalam keterangan tertulis, Rabu 24 Juni 2026.

Ia menegaskan bahwa masa depan organisasi tidak ditentukan oleh segelintir orang, melainkan oleh seluruh kader yang terus bergerak dan berkarya di berbagai daerah.

Amri juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman pandangan yang ada dalam organisasi. Menurutnya, perbedaan metode dan strategi tidak boleh menjadi alasan untuk saling menjauh, selama seluruh kader memiliki tujuan dan prinsip perjuangan yang sama.

"Kita boleh berbeda cara, berbeda pendekatan, bahkan berbeda sikap dalam menyikapi isu-isu tertentu. Tetapi selama prinsip perjuangan kita sama, selama orientasi kita tetap untuk kemajuan umat, bangsa, dan organisasi, maka perbedaan itu adalah kekuatan, bukan ancaman," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya