Berita

Ketua DK LPS, Anggito Abimanyu. (TVR Parlemen)

Bisnis

LPS Proyeksikan Klaim Penjaminan Simpanan Capai Rp1,18 Triliun hingga Akhir 2026

RABU, 24 JUNI 2026 | 13:08 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memproyeksikan kebutuhan dana untuk pembayaran klaim penjaminan simpanan mencapai sekitar Rp1,18 triliun hingga akhir 2026. 

Namun, angka tersebut masih bersifat dinamis karena bergantung pada jumlah bank yang masuk dalam proses resolusi

LPS  juga menyebut bahwa realisasi sementara menunjukkan kinerja keuangan yang masih berada di atas target, baik dari sisi pendapatan premi penjaminan maupun hasil investasi.


Di sisi belanja, LPS mengalokasikan anggaran operasional sekitar Rp2 triliun per tahun, dengan realisasi semester pertama sudah mencapai sekitar Rp830 miliar. Selain itu, terdapat anggaran kebijakan atau buffer yang disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan resolusi perbankan.

Dalam paparan kinerjanya, LPS menjelaskan bahwa dana buffer tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari surveillance hingga pembayaran klaim penjaminan ketika terjadi penanganan bank bermasalah. Dari alokasi tersebut, sekitar Rp400 miliar telah digunakan untuk proses resolusi dan pembayaran klaim.

“Kurang lebih sampai akhir tahun itu ada sekitar Rp1,18 triliun untuk klaim penjaminan,” kata Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu dalam paparan kinerja dan anggaran di Kompleks Parlemen, Rabu, 24 Juni 2026. 

Ia menegaskan, besaran tersebut masih bisa berubah sesuai perkembangan jumlah bank yang ditangani dalam proses resolusi oleh OJK.

“Angka ini bergerak bergantung kepada berapa jumlah bank yang akan kita resolusi dari OJK,” ujarnya.


Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya