Berita

Piala Dunia 2026/Net

Sepak Bola

FIFA Bikin Kejutan, Usul Perubahan Aturan di Tengah Piala Dunia 2026

RABU, 24 JUNI 2026 | 09:20 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Piala Dunia 2026 yang tengah berlangsung kini diselimuti oleh polemik baru.

FIFA secara mengejutkan melontarkan wacana untuk mengubah regulasi pertandingan di tengah turnamen yang sedang berjalan.

Langkah ini sontak memicu perdebatan luas di kalangan penggemar, pengamat, hingga para peserta kompetisi yang saat ini sedang berjuang di lapangan hijau.


Salah satu poin yang paling menyita perhatian adalah usulan perubahan aturan adu penalti yang direncanakan akan diterapkan sesaat sebelum babak 32 besar dimulai.

Perubahan aturan secara mendadak di tengah turnamen tentu bukan hal lazim dalam standar sepak bola internasional.

Langkah ini dianggap berisiko karena dapat mengubah peta kekuatan serta strategi setiap tim yang telah berjuang sejak fase grup untuk mencapai babak gugur.

Tak hanya soal adu penalti, Presiden FIFA, Gianni Infantino, juga turut angkat bicara mengenai kontroversi lain yang tak kalah sengit, yakni aturan "jeda minum air" (cooling breaks).

Sejak awal turnamen, kebijakan ini memang menuai kritik karena dianggap mengganggu ritme permainan dan menambah durasi pertandingan. Namun, Infantino dengan tegas membela kebijakan tersebut.

Baginya, aspek kesehatan dan keselamatan pemain di tengah kondisi cuaca yang menantang selama pergelaran Piala Dunia 2026 menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar.

Keputusan FIFA ini menempatkan organisasi tersebut di tengah pusaran kritik. Di satu sisi, adaptasi aturan dianggap perlu untuk merespons dinamika di lapangan, namun di sisi lain, konsistensi regulasi dianggap krusial untuk menjaga integritas kompetisi.

Kini, publik sepak bola dunia menunggu langkah selanjutnya: apakah perubahan ini akan benar-benar diimplementasikan atau justru memicu protes lebih lanjut dari berbagai federasi anggota. 

Yang jelas, Piala Dunia 2026 kini menyajikan drama, baik di atas rumput hijau maupun di meja pengambil keputusan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

Kejagung Periksa 6 Saksi Kasus Korupsi BGN

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:12

Karhutla Tak Cukup Dipadamkan, Harus Dicegah dan Diusut

Selasa, 25 Agustus 2026 | 04:00

Bung Karno Sang Orator

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:38

Tangis Megawati Pecah saat Wajah Bung Karno Muncul di Langit Gelora Bung Tomo

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:20

Jangan Takut, tapi Tetap Waspada soal Isu Rusuh Agustus Jilid II

Selasa, 25 Agustus 2026 | 03:07

15 Saksi Dugaan Penyalahgunaan Pelimpahan Nomor Porsi Haji 2026 Diperiksa

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:33

Tim Hukum Hukum Ungkap 30 Pelanggaran Penanganan Kasus Febrie Adriansyah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:20

DSI Resmi Beroperasi, Ini Jajaran Direksi dan Komisarisnya

Selasa, 25 Agustus 2026 | 02:02

Soekarno Cup 2026 Libatkan 400 Talenta Muda

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:31

Mustahil Sjafrie Larang Mahasiswi Unhan Berjilbab

Selasa, 25 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya