Berita

Pelaku UMKM di Grand Final Pro Futsal League (PFL) 2026. (Foto: Dok. PNM)

Bisnis

Kisah Iin, Bangkit dari Tekanan Rentenir hingga Jualan di Final PFL

SELASA, 23 JUNI 2026 | 19:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Grand Final Pro Futsal League (PFL) 2026 tidak hanya menjadi panggung bagi talenta muda Indonesia untuk menunjukkan kemampuan di lapangan.

Di balik semarak pertandingan, terdapat cerita perjuangan pelaku usaha ultra mikro yang mendapat kesempatan berjualan di area acara. Sebanyak 20 nasabah PNM Mekaar terpilih untuk menjajakan produk mereka di gelaran yang berlangsung pada 12-14 Juni 2026 lalu itu.

Sebagai sponsor utama PFL 2026, PNM tidak hanya memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga futsal, melainkan juga upaya membuka akses pasar bagi pelaku usaha ultra mikro.


Kesempatan berjualan di ajang nasional itu diharapkan dapat menambah pengalaman para nasabah, memperluas jaringan pasar, serta menggerakkan ekonomi akar rumput.

Bagi sebagian pelaku usaha kecil, akses terhadap pasar dan pembiayaan yang aman menjadi kebutuhan penting untuk menghindari ketergantungan terhadap pinjaman rentenir.

Pinjaman cepat dengan bunga tinggi dan tagihan harian kerap menjadi beban bagi masyarakat prasejahtera, khususnya saat kebutuhan hidup mendesak. Salah seorang nasabah PNM Mekaar asal Yogyakarta, Iin Sutiyani, mengaku pernah berada dalam tekanan akibat pinjaman harian.

Dengan kondisi suami yang sakit, usaha kecil menjadi tumpuan utama keluarganya. Namun, hasil berjualan kerap habis untuk membayar cicilan pinjaman.

"Dulu, setiap hari rasanya seperti dikejar waktu. Bukan hanya memikirkan dagangan harus laku, tetapi juga tagihan pinjaman harian yang terus datang," ujar Iin dalam keterangannya, Selasa, 23 Juni 2026.

Setelah bergabung dengan PNM Mekaar, Iin mengaku memperoleh akses permodalan yang lebih aman serta pendampingan untuk menata usahanya. Kini, kesempatan berjualan di Grand Final PFL 2026 menjadi kebanggaan tersendiri bagi Iin.

"Setelah bergabung dengan PNM Mekaar, saya perlahan bisa mendapatkan akses modal yang lebih aman dan menata usaha dengan lebih tenang. Bisa berjualan di Grand Final PFL 2026 menjadi kebanggaan tersendiri, karena saya merasa usaha kecil seperti kami juga punya kesempatan untuk tumbuh dan dihargai," tuturnya.

Direktur Utama PNM, Kindaris mengatakan, pemberdayaan masyarakat tidak berhenti pada pemberian modal usaha. Menurutnya, pelaku usaha ultra mikro juga membutuhkan akses, kesempatan, serta ruang untuk berkembang.

"Bagi perempuan ultra mikro, modal bukan sekadar uang. Modal adalah kesempatan untuk bernapas lebih lega, berdiri lebih kuat, dan melanjutkan perjuangan dengan harapan baru," ujar Kindaris.

Melalui keterlibatan 20 nasabah dalam Grand Final PFL 2026, PNM berharap semakin banyak pelaku usaha kecil yang mampu mengembangkan usahanya, menjauh dari jerat rentenir, serta ikut menggerakkan ekonomi masyarakat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya