Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Puji Peran NU sebagai Penjaga Stabilitas Nasional

SELASA, 23 JUNI 2026 | 16:53 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran strategis Nahdlatul Ulama (NU) dalam menjaga keutuhan dan stabilitas Indonesia. 

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) 2026 di Bangkalan, Jawa Timur, Selasa, 23 Juni 2026. 

Prabowo mengaku mengenal keluarga besar NU sejak kecil karena pernah bertetangga dengan keluarga Presiden ke-4 RI, Gus Dur, di Jakarta. 


Selain itu, nenek dari pihak keluarganya juga berasal dari lingkungan NU, sehingga nilai-nilai yang dianut organisasi tersebut tidak asing baginya.

Menurut Prabowo, salah satu kekuatan utama NU adalah kemampuannya memadukan nilai keagamaan dengan semangat kebangsaan. 

“Nahdlatul Ulama adalah memang organisasi keagamaan. Tapi sangat nasionalis, sangat patriotik, sangat cinta tanah air. Jadi agamis, tapi nasionalis dan patriotik,” ujarnya.

Presiden menilai NU bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan juga kekuatan sosial yang berperan menjaga ketenteraman bangsa. 

Karena itu, Prabowo mengapresiasi dukungan dan kontribusi warga Nahdliyin dalam merawat persatuan nasional. 

“Keluarga besar NU selalu tampil di saat bangsa Indonesia dalam keadaan sulit. Keluarga besar NU adalah faktor stabilisator. Faktor yang bisa membuat aman bangsa dan negara,” tegasnya.

Di hadapan ribuan warga NU, Prabowo menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diterimanya. Ia menilai NU sebagai rumah besar yang selalu memberinya rasa nyaman dan aman.

“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa. Memang saya merasa selalu nyaman di tengah-tengah keluarga besar Nahdlatul Ulama. Nyaman dan aman, merasa aman,” pungkas Prabowo.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya