Berita

Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Pengamat Sindir Rencana Jokowi Keliling Daerah Bersama PSI

SELASA, 23 JUNI 2026 | 10:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rencana Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan kunjungan ke sejumlah daerah bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendapat beragam respons dari publik.

Salah satu tanggapan datang dari Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, yang memberikan komentar bernada sindiran terhadap agenda tersebut.

Menurut Hari, berbagai tafsir publik dapat muncul terkait langkah Jokowi yang kembali aktif turun ke lapangan setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.


“Barangkali Jokowi keliling mau bagi-bagi uang karena bingung cara menghabiskannya sehingga membuat program keliling sambil mensosialisasikan PSI," kata Hari kepada RMOL, Selasa 23 Juni 2026.

Ia menilai, tidak mengherankan apabila Jokowi tetap aktif di ruang publik mengingat statusnya sebagai tokoh nasional yang masih memiliki jaringan serta sumber daya politik yang kuat. Tidak mengherankan jika Jokowi memilih turun langsung menyapa masyarakat.


"Wajar kalau tokoh sekelas Jokowi dan masih punya logistik kuat menyapa rakyat yang kondisinya sedang sulit. Barangkali ini momen bagi Jokowi untuk menyapa dan berbagi," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya