Berita

Layanan bergerak BRILink di Jayapura. (Foto: Dokumentasi BRI)

Bisnis

Kembangkan 5 Agen BRILink, Pengusaha Jayapura Mampu Layani 500 Transaksi per Hari

SELASA, 23 JUNI 2026 | 01:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pengusaha lokal asal Jayapura, Darwin Chandra, berhasil mengembangkan usaha BRILink Agen miliknya menjadi lima titik layanan yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Jayapura. 

Jaringan layanan tersebut kini melayani hingga 500 transaksi setiap hari dan turut membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Darwin mengawali usahanya dari sebuah kios sederhana bernama Hari-Hari yang didirikan di Distrik Abepura pada 14 Februari 2011. Kala itu, kios tersebut hanya menjual kebutuhan pokok dengan jumlah barang yang terbatas.


"Saat itu kios hanya menjual kebutuhan sehari-hari dengan jumlah barang yang masih terbatas. Yang terpenting bagi saya adalah bagaimana usaha ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," ujar Darwin dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.

Dalam perjalanannya, ia melihat kebutuhan masyarakat terus berkembang. Selain berbelanja kebutuhan harian, banyak pelanggan yang membutuhkan akses layanan keuangan yang mudah dan dekat dari tempat tinggal mereka.

Kesempatan itu datang pada 2017 saat BRI menawarkan kerja sama agar kios miliknya menjadi BRILink Agen. Darwin pun memanfaatkan peluang tersebut dan mulai menyediakan berbagai layanan transaksi perbankan, mulai dari tarik tunai, transfer, hingga pembayaran tagihan.

Keputusan itu menjadi titik balik bagi usahanya. Hanya dalam waktu tiga bulan setelah menjadi BRILink Agen, Darwin berhasil memenuhi target transaksi dalam program reward BRI dan meraih penghargaan berupa telepon seluler.

"Penghargaan itu menjadi penyemangat bagi saya. Apalagi, banyak masyarakat yang membutuhkan layanan transaksi yang cepat, dekat, dan mudah dijangkau. Dari sana, saya semakin yakin untuk mulai memperluas jaringan layanan," jelasnya.

Dorongan tersebut membuat Darwin mempercepat ekspansi usahanya. Dalam dua tahun terakhir, ia berhasil mengembangkan jaringan BRILink Agen menjadi lima titik layanan yang tersebar di kawasan Abepura, Kotaraja, dan Waena.

Tak hanya menambah jumlah outlet, Darwin juga menghadirkan dua unit layanan bergerak menggunakan mobil yang ditempatkan di sejumlah lokasi strategis, termasuk kawasan Universitas Cenderawasih.

"Ide layanan bergerak ini terinspirasi dari konsep jemput bola yang saya lihat di Pulau Jawa. Saya desain sendiri mobilnya dan saya tempatkan di sekitar kawasan Universitas Cenderawasih dan beberapa titik strategis lainnya agar mahasiswa maupun masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi keuangan dengan lebih mudah," jelasnya lagi.

Inovasi tersebut mengantarkan Darwin meraih penghargaan umrah dari BRI pada 2024 dan 2025 setelah menjadi BRILink Agen terbaik di Papua sekaligus masuk peringkat tujuh nasional berdasarkan capaian target transaksi.

Saat ini, jaringan BRILink Agen miliknya melayani sekitar 400 hingga 500 transaksi setiap hari. Sejumlah titik layanan bahkan beroperasi selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Perkembangan usaha tersebut juga membuka lapangan kerja baru. Darwin kini mempekerjakan 15 karyawan, di mana sekitar 70 persen di antaranya merupakan Orang Asli Papua (OAP).

Direktur Mikro BRI Akhmad Purwakajaya mengatakan keberadaan BRILink Agen tidak hanya memperluas akses layanan perbankan, tetapi juga mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

“Melalui semangat kewirausahaan, inovasi, dan kedekatan dengan masyarakat, BRILink Agen turut mendukung pemerataan akses layanan keuangan sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja di berbagai wilayah,” kata Akhmad.

Hingga Maret 2026, jumlah BRILink Agen telah menembus 1,18 juta dan menjangkau lebih dari 80 persen desa di Indonesia atau sekitar 66.450 desa.


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya