Berita

Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono. (Foto: RMOL/Abdul Rouf Ade Segun)

Pertahanan

Kadispenad Klarifikasi Insiden Viral Dankorem 072/Pamungkas

SELASA, 23 JUNI 2026 | 00:54 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono viral di media sosial (medsos) karena dirinya bersitegang dengan petugas marshal di ajang lari marathon di Yogyakarta.

Atas video yang sudah tersebar di masyarakat, pihak TNI Angkatan Darat buka suara.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan bahwa peristiwa itu hanya kesalahpahaman yang terjadi di lapangan antara ajudan Brigjen Yuniar dengan petugas marshal pada event tersebut. 


Saat itu, ajudan Yuniar memang memiliki dan mengenakan BIB atau nomor peserta. 

”Berdasarkan penjelasan yang diperoleh, ajudan yang mendampingi Danrem juga mengikuti kegiatan sejak awal dengan menggunakan nomor peserta (BIB). Namun dalam pelaksanaannya diduga nomor peserta tersebut terlepas saat berada di lintasan yang cukup padat sehingga menimbulkan kesalahpahaman saat pemeriksaan oleh petugas,” kata Donny kepada awak media di Jakarta pada Senin, 22 Juni 2026.

Lalu, Brigjen Yuniar juga tidak sendiri menghadiri event tersebut. Yuniar juga mengikuti event lari bersama istri, anak, dan ajudannya, serta terdaftar secara resmi seperti peserta lain. 

Dengan adanya peristiwa ini, TNI AD memastikan, setelah kejadian tersebut, pihak penyelenggara, event organizer, dan Brigjen Yanuar telah melakukan komunikasi serta klarifikasi secara langsung.

”Kami mengapresiasi profesionalisme panitia dan petugas yang menjalankan tugas sesuai prosedur untuk menjaga ketertiban kegiatan, sekaligus menghargai langkah cepat penyelenggara dalam melakukan klarifikasi sehingga tidak terjadi kesalahpahaman yang berkepanjangan di ruang publik,” pungkasnya.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya