Berita

PW KAMMI Sumut mendatangi Mabes Polri, Jakarta. (Foto: Istimewa)

Nusantara

KAMMI Protes Penanganan Kasus Dugaan Penganiayaan Kader Lamban

SENIN, 22 JUNI 2026 | 18:41 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pimpinan Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Sumatera Utara (PW KAMMI Sumut) mendatangi Mabes Polri, Jakarta, untuk memprotes lambannya penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap kader KAMMI Khairul Umam.

Di Mabes Polri, PW KAMMI Sumut menyampaikan surat desakan hukum secara langsung kepada Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri.

"Ketidaktegasan dalam menyelesaikan persoalan yang menjadi perhatian publik berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum," kata Ketua PW KAMMI Sumut, Hasan Basri dalam keterangannya, Senin 22 Juni 2026.


Hasan mendesak Kadiv Propam melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Kapolrestabes Medan, mengambil langkah tegas terhadap persoalan yang dilaporkan, serta memastikan kasus penganiayaan terhadap Khairul Umam ditangani secara cepat dan transparan.

"KAMMI akan terus memantau perkembangan tindak lanjut laporan tersebut hingga terdapat keputusan yang memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat," kata Hasan.

Ia menilai ketidaktegasan Kapolda Sumut beserta jajarannya dalam mengevaluasi Kapolrestabes Medan telah mencederai rasa keadilan masyarakat serta merusak citra institusi Polri di mata publik.

"Mabes Polri harus mengambil alih penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap Khairul Umam serta segera menangkap dan menahan pelaku yang hingga kini belum tersentuh proses hukum," kata Hasan.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya