Berita

Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo. (Foto: RMOL)

Politik

Jangan Berhenti di Hotel Sultan, Pemerintah Harus Berani Ambil Alih Lapangan Golf Ottolima

SENIN, 22 JUNI 2026 | 16:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah diminta tidak berhenti untuk melakukan penertiban kawasan Senayan Jakarta hanya kepada satu aset negara. 

Pemerintah harus berani mengambil alih lapangan golf  Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club yang diketahui dikelola Wakil  Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan. 

Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR Rudianto Lallo menanggapi langkah Pemerintah  saat mengeksekusi lahan dan bangunan Hotel Sultan di kawasan Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK).


“Saya katakan tidak hanya di Hotel Sultan saja tapi pihak-pihak lain yang masih menguasai milik atau hak negara  atau aset-aset lain di kawasan Senayan  yang masih dipakai atau dimiliki oleh swasta mungkin sudah habis haknya pemerintah harus berani mengambil,” kata Rudianto kepada wartawan, Senin 22 Juni 2026.

Rudianto memastikan mendukung sikap tegas pemerintah untuk mengambil alih kembali aset-aset negara yang selama ini dikuasai oleh pihak swasta.

Menurut Legislator Partai Nasdem ini, negara tidak boleh kalah dari pihak swasta yang menguasai aset negara seperti lapangan golf  Senayan Avenue by Ottolima Senayan Golf Club.

“Tidak boleh negara kalah dari swasta-swasta tersebut karena itu menjadi hak negara atau hak pemerintah,” imbuh Rudianto.

Dengan demikian, Rudianto berharap, sikap tegas pemerintah mengambil alih aset negara yakni  lahan dan bangunan Hotel Sultan di kawasan Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK) dapat menjadi alarm baik. 

“Mudah-mudahan ini menjadi alarm baik dalam rangka kemudian pengembalian seluruh aset-aset milik pemerintah yang selama ini dikuasai oleh pihak-pihak swasta yang mana pengelolaannya sudah habis kontraknya kan,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya