Berita

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Azis Subekti. (Foto: Dok. Fraksi Gerindra)

Politik

Legislator Gerindra: Demokrasi Jangan Kehilangan Adab

SENIN, 22 JUNI 2026 | 16:06 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Demokrasi Indonesia harus terus dijaga agar tidak kehilangan adab. Sebab, kebebasan berbicara merupakan hak penting dalam demokrasi, tetapi kebebasan itu harus digunakan dengan tanggung jawab moral.

Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Azis Subekti mengatakan, salah satu persoalan besar demokrasi modern adalah semakin terbukanya ruang berbicara tidak selalu diikuti dengan meningkatnya kualitas percakapan publik.

“Semakin luas kebebasan berbicara, semakin sulit menemukan percakapan yang sungguh-sungguh mencari kebenaran. Ini ironi demokrasi modern,” kata Azis kepada wartawan, Senin 22 Juni 2026.


Ia mengatakan, fenomena tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia. Berbagai negara demokrasi juga menghadapi persoalan serupa, mulai dari polarisasi politik, populisme, hingga menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi.

Namun, Azis menilai, Indonesia perlu lebih serius merenungkan kondisi ruang publiknya sendiri. Kritik terhadap pemerintah, kata dia, tentu sah dan diperlukan. 

Ia menegaskan, demonstrasi, pengawasan media, suara akademisi, aktivis, mahasiswa, dan masyarakat sipil merupakan bagian penting dari demokrasi.

Meski demikian, ia mengingatkan adanya gejala ketika kritik berubah menjadi kemarahan yang tidak lagi berorientasi pada perbaikan.

“Kritik terhadap pemerintah bukan masalah. Yang menjadi masalah adalah ketika kritik kehilangan niat memperbaiki dan hanya menyisakan keinginan menghancurkan,” pungkas Aziz.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya