Berita

Ketua Umum PKB Muhaimim Iskandar alias Cak Imin. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Cak Imin Bungkam soal Sikap Oposisi PDIP

SENIN, 22 JUNI 2026 | 15:35 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) merespons pernyataan PDI Perjuangan (PDIP) yang menegaskan posisinya berada di luar pemerintahan sebagai partai penyeimbang. 

Meski begitu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memilih tidak memberikan komentar saat ditanya mengenai sikap tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 22 Juni 2026. 

Cak Imin hanya tersenyum dan tertawa ketika dimintai tanggapannya. Ia kemudian meninggalkan wartawan tanpa memberikan pernyataan.


Respons lebih lanjut disampaikan Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid. Menurutnya, polemik mengenai istilah oposisi maupun partai penyeimbang tidak perlu diperpanjang. Yang lebih penting, kata dia, seluruh kekuatan politik menjaga soliditas untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Yang penting kita jaga kebersamaan, kekompakan, di manapun posisinya. Kita tidak sedang berpolemik atau mendiskreditkan partai lain. Presiden Prabowo dan pemerintah sedang berjuang keras mewujudkan visi dan misinya," kata Jazilul.

Jazilul mengatakan, sistem politik Indonesia tidak mengenal istilah oposisi dalam konstitusi. Begitu pula dengan istilah partai penyeimbang yang menurutnya juga tidak dikenal dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.

"Yang jelas di dalam praktik politik kita juga tidak dikenal oposisi. Itu enggak ada di konstitusi. Tapi juga tidak ada partai penyeimbang, enggak dikenal di sistem kita," kata Jazilul.

Ia menilai seluruh partai politik sebaiknya mengedepankan persatuan agar program-program pemerintah dapat berjalan optimal.

"Yang harus sempurna hari ini adalah soliditas dan persatuan. Karena publik menginginkan apa yang menjadi janji dan program pemerintah bisa terwujud," katanya.

Pernyataan PKB itu merespons penegasan Ketua DPP PDIP Said Abdullah bahwa partainya tetap berada di luar pemerintahan sebagai partai penyeimbang. Menurut Said, keputusan tersebut merupakan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP dan bukan sikap abu-abu.

PDIP, kata Said, akan tetap mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat, namun tetap mengkritisi kebijakan yang dinilai tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat.

"Sikap ini bukan sikap abu-abu," kata Said.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya