Berita

Fotokopi ijazah S1 Kehutanan Presiden ke-7 RI Joko Widodo. (Foto: Istimewa)

Politik

Djarot Minta Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Transparan

SENIN, 22 JUNI 2026 | 14:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Proses hukum kasus dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo memasuki babak baru setelah berkas perkara para tersangka, Roy Suryo dan dokter Tifa, dinyatakan lengkap.

Dengan status tersebut, perkara akan segera dilimpahkan ke pengadilan untuk memasuki tahap persidangan. Dalam proses itu, pelapor, yakni Joko Widodo, seharusnya hadir untuk memberikan keterangan di hadapan majelis hakim.

Menanggapi perkembangan tersebut, Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat meminta publik menunggu jalannya proses persidangan, termasuk soal kemungkinan kehadiran Jokowi di ruang sidang.


"Tanya Jokowi hadir ke persidangan nggak," kata Djarot ditemui redaksi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin, 22 Juni 2026.

Djarot menegaskan seluruh pihak sebaiknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan penanganan perkara kepada mekanisme peradilan.

"Kita serahkan kepada proses persidangan. Kita berharap proses persidangan berjalan dengan transparan, adil, fair, jujur, dan objektif," ujarnya.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya