Berita

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

PAN Ogah Tanggapi Polemik Posisi Politik PDIP

SENIN, 22 JUNI 2026 | 11:58 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Perdebatan mengenai posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) sebagai partai penyeimbang di luar pemerintahan belum mendapat tanggapan dari Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. 

Saat dimintai pandangan mengenai polemik tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 22 Juni 2026, Zulhas memilih tidak memberikan komentar.

Ia hanya tertawa kecil ketika dicecar pertanyaan wartawan mengenai anggapan bahwa posisi politik PDIP berada di wilayah "abu-abu".


"Saya kira itu dulu ya, terima kasih," kata Zulhas.

Ketika kembali didesak untuk memberikan tanggapan, Zulhas mengakhiri sesi wawancara dengan singkat.

Sebelumnya, posisi politik PDIP kembali menjadi sorotan setelah partai berlambang banteng itu menyebut diri sebagai partai penyeimbang di luar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ketua DPP PDIP Said Abdullah menegaskan, sikap tersebut merupakan keputusan partai dan bukan berarti PDIP mengambil posisi politik yang tidak jelas.

"Sikap ini bukan sikap abu-abu," ujar Said.

Menurut Said, sistem politik Indonesia berbeda dengan negara-negara Barat sehingga posisi di luar pemerintahan tidak selalu identik dengan oposisi. Ia menyebut PDIP akan mendukung kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat, namun tetap memberikan kritik terhadap kebijakan yang dinilai tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat.

Di sisi lain, Partai Golkar menghormati pilihan politik PDIP, tetapi mempertanyakan bagaimana peran penyeimbang itu dijalankan dalam praktik. Sekretaris Jenderal Partai Golkar Muhammad Sarmuji menilai publik pada akhirnya yang akan menilai konsistensi sikap politik PDIP.


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Prabowo Perkuat Iklim Investasi Lewat IIFC

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:16

Jaksa Terbebani Pembuktian Ijazah Jokowi Asli

Minggu, 02 Agustus 2026 | 06:07

Kelahiran, Kejayaan, dan Runtuhnya Kekaisaran Romawi

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:40

Puluhan Ribu Warga Maroko Kabur ke Spanyol dengan Berenang

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:23

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Memetakan Lagu Tilawah Al-Qur’an

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:31

Jokowi ke kader PSI NTT: Kalau Butuh Bantuan Boleh ke Solo

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:21

Relawan Slamet Ariyadi Kawal PAN Menuju Tiga Besar 2029

Minggu, 02 Agustus 2026 | 04:06

Pembentukan IIFC Bisa Dongkrak Posisi RI di Panggung Ekonomi Global

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:40

Kompetensi Guru Naik 700 Persen

Minggu, 02 Agustus 2026 | 03:20

Selengkapnya