Berita

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Pramono Anung Layak Didorong jadi Capres, Ini Alasannya

SENIN, 22 JUNI 2026 | 01:58 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Umum Relawan Antar Generasi (Ranger) Iswadi menilai Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sudah layak didorong menjadi figur pemimpin nasional pada Pilpres 2029 mendatang. 

Ia melihat berbagai program yang saat ini dijalankan di Jakarta menunjukkan kapasitas kepemimpinan Pramono Anung dalam mengelola pemerintahan dan membangun komunikasi dengan masyarakat.

"Kami melihat Pak Pramono Anung sebagai sosok pemimpin yang memiliki pengalaman, integritas, dan kemampuan membangun komunikasi dengan semua kalangan. Karena itu, apabila ke depan beliau mendapat amanah dan kesempatan untuk maju sebagai calon Presiden Republik Indonesia, kami siap memberikan dukungan," ujar Iswadi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu malam, 21 Juni 2026.


Ia menambahkan bahwa pihaknya terus melakukan konsolidasi organisasi dan memperkuat jaringan relawan di berbagai daerah.

"Alhamdulillah, Ranger saat ini memiliki anggota dan simpatisan yang aktif bergerak di tiga wilayah utama, yaitu Jakarta, Cirebon, dan Sukabumi. Kami terus memperkuat komunikasi dan membangun semangat kebersamaan antar generasi untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa," bebernya.

Lebih lanjut, Iswadi menegaskan bahwa dukungan yang diberikan bukan semata-mata karena faktor politik, melainkan berdasarkan penilaian terhadap gagasan, pengalaman, dan rekam jejak kepemimpinan yang dinilai mampu membawa Indonesia menjadi lebih maju.

"Kami ingin menghadirkan gerakan relawan yang positif, santun, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Jika nantinya Pak Pramono maju sebagai RI 1, jaringan Ranger di Jakarta, Cirebon, dan Sukabumi siap bergerak dan bekerja bersama untuk memberikan dukungan terbaik," tegasnya.


Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Darwis Ismail Terpilih jadi Nakhoda Baru ISKINDO Periode 2026-2031

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:46

Polda Metro Bongkar Penyelundupan 54 Ton Batu Galena dari Gorontalo

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 03:27

Usul LBP Makin Terasa Janggal, Reformasi Hukum Jangan Kehilangan Arah

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:59

Manifesto Welfare State Pesisir

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:30

Gerakan 1 Juta Liter Air Bersih BEM PTNU Teruskan Semangat Resolusi Jihad

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 02:05

Sidang Praperadilan Kasus Relawan Prabowo Ditunda, Hakim Tegur Kelalaian Pemanggilan

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:51

Langkah Cepat Polda Jatim Cegah Potensi Kericuhan Aksi Mahasiswa Tuai Apresiasi

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 01:26

PT TIMAH Buka Opsi Buyback Saham Sikapi Dinamika Pasar Modal

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:49

GMNI Puji Ketegasan Kapolri Bongkar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 00:21

PKS Dukung Pemerintah Lakukan Reformasi Bursa Saham Menyeluruh

Jumat, 23 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya