Berita

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo di Polda Metro Jaya. (Foto: RMOL/Bonfilio Putra)

Politik

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Untungkan Kubu Jokowi secara Opini

MINGGU, 21 JUNI 2026 | 02:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Secara opini harus diakui, penangkapan Roy Suryo dan aktivis Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Jumat pagi, 19 Juni 2026, menguntungkan pihak Presiden ke-7 RI Jokowi (Jokowi).

Demikian pandangan Direktur ABC Riset & Consulting Erizal, dikutip Minggu 21 Juni 2026.

"Apalagi dari kalangan relawan Jokowi yang selama ini aktif membela terkait kasus ijazah Jokowi," kata Erizal.


Menurut Erizal, pembelaan kubu Jokowi jauh lebih masif daripada kuasa hukum Jokowi itu sendiri, yang sesekali saja tampil. 

Kendati Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budhi Hermanto mengatakan bahwa penangkapan bukanlah vonis, tapi tetap saja itu merugikan pihak Roy Suryo dan Dokter Tifa secara opini, moril, dan materiil, dalam hal ini, fisik dan psikisnya. 

"Apalagi kalau benar, keduanya diperlakukan layak "teroris"," kata Erizal.

Diketahui, usai menjalani cek kesehatan pada Jumat 19 Juni 2026, dokter RS Polri Kramat Jati menyarankan Roy Suryo dan Dokter Tifa
menjalani rawat inap.

Roy Suryo dan Dokter Tifa dijerat Pasal 310 UU 1 /1946 tentang KUHP dan Pasal 433 ayat (1) Jo. Pasal 441 ayat (1) dan atau Pasal 434 ayat (1) Jo. Pasal 441 ayat (1) UU 1/ 2023 tentang KUHP, Pasal 35 Jo. Pasal 51 ayat (1) dan atau Pasal 32 ayat (1) Jo. Pasal 48 ayat (1) UU 11 / 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik Jo. Pasal 126 ayat (1) UU 1 / 2023 tentang KUHP.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya