Berita

Presiden AS Donald Trump. (Foto: Shutterstock)

Bisnis

Harga Minyak Diprediksi Turun ke Level 70 Dolar AS Buntut Konflik Geopolitik Mereda

MINGGU, 21 JUNI 2026 | 00:23 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Harga minyak mentah dunia diperkirakan kembali bergerak turun ke level 70 dolar AS per barel seiring meredanya ketegangan antara Iran-Amerika Serikat (AS) setelah melakukan penandatanganan kesepakatan damai untuk mengakhiri perang.

Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi menilai kenaikan harga minyak belakangan ini dipengaruhi pernyataan Presiden AS Donald Trump hingga pasokan berlebih atau oversupply.

Menurut Ibrahim, sebelumnya harga minyak sempat turun ke kisaran 72 dolar AS per barel sebelum kembali naik ke level 76 dolar AS pada penutupan perdagangan hari ini.


"Memang saat ini minyak mentah itu terjadi oversupply," kata Ibrahim dalam keterangannya pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Sebelumnya, Trump menyebut cadangan minyak Negeri Paman Sam berpotensi menipis dalam beberapa pekan ke depan. Pernyataan tersebut, kata Ibrahim membuat harga minyak kembali melonjak.

“Kenapa harga minyak ini naik? Nah ini yang lucu. Trump setelah melakukan penandatangan MOU antara Amerika dan Iran, Trump sendiri mengatakan bahwa cadangan minyak Amerika dalam empat pekan ke depan kemungkinan besar akan habis,” kata Ibrahim.

Selain itu, pasar juga masih mencermati perkembangan di Selat Hormuz yang menjadi jalur penting distribusi energi dunia. 

Meski jalur tersebut berpotensi kembali dibuka penuh, pelaku pasar masih memperhitungkan berbagai risiko yang dapat memengaruhi kelancaran pengiriman minyak.

"Kemungkinan besar 80 juta barel per hari itu akan keluar. Tetapi harus ingat, itu akan melalui kontrol yang ketat dari Garda Revolusi Iran," kata Ibrahim.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya