Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Nusantara

Kemenhaj Ajak Jemaah Rawat Kemabruran Sepulang dari Tanah Suci

SABTU, 20 JUNI 2026 | 10:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Haji dan Umrah mengajak jemaah haji Indonesia untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji setelah kembali ke Tanah Air.

Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha menegaskan bahwa fase kepulangan dari Arab Saudi bukan sekadar perjalanan pulang, tetapi menjadi momentum untuk menghadirkan semangat ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

“Haji bukan hanya tentang perjalanan menuju Tanah Suci, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai yang diperoleh selama berhaji terus hidup setelah jemaah kembali ke rumah. Kepulangan ini adalah awal dari pengabdian baru di tengah keluarga dan masyarakat,” ujar Ichsan Marsha di Jakarta, dikutip Sabtu 20 Juni 2026.


Ia berharap para jemaah dapat menjaga kemabruran haji dengan memperkuat kepedulian sosial, memberi manfaat bagi lingkungan sekitar, serta menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Kami berharap seluruh jemaah tetap menjaga kesehatan selama perjalanan pulang. Yang tidak kalah penting, mari rawat kemabruran haji dengan menghadirkan manfaat bagi sesama, memperkuat kepedulian sosial, dan menjadi teladan kebaikan di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Ichsan juga mengingatkan pentingnya menjaga paspor dan dokumen perjalanan, memperhatikan barang bawaan, serta mematuhi aturan penerbangan, termasuk tidak membawa air zamzam ke dalam koper bagasi maupun tas kabin.

Kemenhaj mencatat hingga Jumat 19 Juni 2026,  sebanyak 121.301 jemaah dan petugas haji telah kembali ke Indonesia. Pemerintah berkomitmen terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh jemaah dapat kembali ke Tanah Air dengan selamat dan memperoleh haji yang mabrur dan mabruroh.

“Dari Tanah Suci untuk Negeri, mari membawa pulang nilai dan menebarkan manfaat demi sukses peradaban,” pungkas Ichsan.


Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya