Berita

Wakil Menteri Sosial (Wamensos), Agus Jabo Priyono (tengah) di Mattea Social Space, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Jumat sore, 19 Juni 2026. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Politik

Agus Jabo: Penghalang Program Presiden adalah Antek Serakahnomics

SABTU, 20 JUNI 2026 | 00:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menilai berbagai program yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto menghadapi perlawanan karena menyentuh kepentingan kelompok tertentu.

Hal itu disampaikan Agus Jabo saat menghadiri acara Talkshow Mahasiswa Bicara bertema "Bangun Persatuan Nasional, Tegakkan Pasal 33" yang diselenggarakan Koalisi Bangsa Muda (Bangun Negeri Oleh Mahasiswa Indonesia) di Mattea Social Space, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Timur, Jumat sore, 19 Juni 2026.

Dalam pernyataannya, Agus Jabo menyebut pemerintah saat ini tengah berupaya mengatasi kemiskinan, memperluas akses pendidikan, dan memperkuat kemandirian nasional.


Menurutnya, langkah tersebut berhadapan dengan kepentingan kelompok yang selama ini menikmati keuntungan dari kondisi yang ada.

"Presiden melawan imperialisme, presiden melawan oligarki, dan presiden melawan koruptor. Itu salahnya," kata Agus Jabo.

Ia bahkan menyebut pihak-pihak yang menghambat program kerakyatan pemerintah sebagai bagian dari kekuatan tersebut.

"Siapa pun yang kemudian menghalangi program presiden, mereka adalah antek-antek dari tiga kekuatan itu, yaitu kaum serakahnomics," pungkas Agus Jabo.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya