Berita

Inovasi bahan bakar pesawat berkelanjutan berbasis minyak jelantah Pertamina unjuk gigi di APQ Awards 2026. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

Inovasi SAF Perwira Pertamina Bersinar di APQ Awards 2026

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 22:47 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ratusan inovasi karya perwira PT Pertamina (Persero) kembali unjuk gigi dalam ajang Annual Pertamina Quality (APQ) Awards 2026 yang digelar di Ballroom Grha Pertamina, Jakarta.

Dari pemanfaatan minyak jelantah menjadi bahan bakar pesawat ramah lingkungan hingga pengolahan limbah makanan menjadi cairan antikarat untuk peralatan pengeboran, berbagai terobosan tersebut dinilai mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan sekaligus mendukung agenda keberlanjutan.

APQ Awards ke-16 yang mengusung tema "Elevating Talent, Accelerating Innovation, and Delivering Enterprise Value" itu diikuti 915 perwira Pertamina yang tergabung dalam 120 gugus inovasi.


Salah satu inovasi yang menjadi sorotan datang dari Pertamina Patra Niaga Kilang Cilacap. Tim ini berhasil mengembangkan Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bahan bakar pesawat berkelanjutan berbasis minyak jelantah.

Inovasi tersebut dinilai menjadi langkah konkret Pertamina dalam mendukung transisi energi dan pengembangan bisnis rendah karbon menuju target Net Zero Emission.

Tak kalah menarik, PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) meraih penghargaan Platinum melalui inovasi "Skin Care" untuk peralatan rig pengeboran. Melalui inovasi tersebut, limbah makanan diolah menjadi cairan antikarat yang digunakan untuk melindungi peralatan pengeboran dari korosi.

"Inovasi 'Skin Care' ini lahir dari kerasnya tantangan di lapangan. Alat pemboran kami sangat rentan terkena karat. Lewat bahan baku ramah lingkungan ini, kami tidak hanya menjaga kualitas alat, tetapi juga menekan potensi pencemaran lingkungan sekaligus mengurangi beban limbah," kata Manager Organization & Quality Management PT PDSI, Riyan Tamara dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 19 Juni 2026.

Menurut Riyan, inovasi tersebut mampu memberikan penghematan biaya hingga Rp81 miliar bagi perusahaan.

Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Pertamina, Andy Arvianto mengatakan, APQ Awards bukan sekadar ajang kompetisi inovasi, tetapi juga instrumen strategis untuk memetakan kualitas inovasi dan budaya perbaikan berkelanjutan di seluruh entitas Pertamina Group.

"Ajang ini bukan sekadar kompetisi talenta perusahaan, namun menjadi instrumen strategis yang mencerminkan kondisi inovasi dan mutu di setiap entitas Pertamina Group. Hasil penilaian APQ Awards akan menjadi data dan insight bagi manajemen untuk memetakan kekuatan, gap, dan peluang perbaikan di seluruh lini organisasi," ujar Andy.

Pada APQ Awards 2026, dewan juri memberikan penghargaan Platinum kepada 40 gugus inovasi, Gold kepada 53 gugus, dan Silver kepada 27 gugus.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menegaskan seluruh inovasi yang lahir dalam APQ Awards akan masuk ke dalam sistem knowledge management perusahaan agar dapat diterapkan di berbagai unit operasi Pertamina.

"Amanah untuk menjaga ketahanan energi nasional harus diiringi proses bisnis yang terus berinovasi, lebih cepat, efektif, dan optimal. Keberlanjutan inovasi ini juga akan kami pantau melalui sustainability audit pasca-kompetisi agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," pungkas Baron.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya