Berita

Ilustrasi (Foto: Dokumen RMOL)

Bisnis

IHSG Sesi I Tergelincir ke 6.127, Mayoritas Sektor Berakhir di Zona Merah

JUMAT, 19 JUNI 2026 | 12:32 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi pertama, Jumat siang 19 Juni 2026,  di zona negatif. 

Indeks terkoreksi 45,019 poin atau 0,73 persen ke level 6.127,321, mencerminkan masih kuatnya tekanan jual di pasar saham domestik.

Sejak pembukaan perdagangan di level 6.172, IHSG bergerak fluktuatif dengan sempat menyentuh level tertinggi 6.215 sebelum akhirnya tertekan hingga menyentuh posisi terendah 6.117.


Pergerakan saham pada sesi pertama menunjukkan dominasi sentimen negatif. Sebanyak 355 saham ditutup melemah, sementara 297 saham menguat dan sisanya bergerak stagnan.

Dari sisi aktivitas perdagangan, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) tercatat menjadi kontributor utama dengan nilai transaksi terbesar sepanjang sesi I.

Tekanan jual juga terlihat hampir merata di berbagai sektor. Indeks sektor kesehatan memimpin pelemahan dengan koreksi 2,43 persen, diikuti sektor properti yang turun 1,78 persen, sektor industri melemah 1,37 persen, sektor bahan baku terkoreksi 1,03 persen, serta sektor keuangan yang turun 0,99 persen.

Sementara itu, sektor teknologi melemah 0,67 persen, energi turun 0,44 persen, infrastruktur terkoreksi 0,29 persen, transportasi turun tipis 0,06 persen, dan sektor barang konsumsi primer melemah 0,05 persen. Di tengah tekanan pasar, sektor barang konsumsi nonprimer menjadi satu-satunya sektor yang masih mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0,12 persen.

Pelemahan juga menjalar ke sejumlah indeks unggulan. Indeks LQ45 turun 1,15 persen ke level 609,830, sedangkan Jakarta Islamic Index (JII) melemah 1,36 persen menjadi 370,537.

Adapun indeks IDX30 terkoreksi 1,02 persen ke level 345,422, sementara indeks MNC36 ditutup turun 0,93 persen ke posisi 270,144.


Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

ANTAM Pertahankan Posisi di Tiga Indeks ESG KEHATI Periode Juni–November 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:22

Dari Korupsi BGN ke RUU HAM: Meninjau Korban yang Terlupakan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:02

KSAU Resmikan Skadron Udara 18 di Lanud Halim, Perkuat Dukungan Penerbangan Kenegaraan

Jumat, 19 Juni 2026 | 12:01

Pimpinan DPR Siap Temui Mahasiswa yang Demo di Parlemen Hari Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:57

PGN Gelar Program Bedah Dapur GasKita 2026 demi Manjakan Pelanggan

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:45

KPK Dalami Peran Mertua Menpora Dito Ariotedjo dalam Skema Kuota Haji 50:50

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:42

BPJPH dan ESQ Siapkan SDM Tangguh Hadapi Wajib Halal 2026

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:37

Sugiono Sampaikan Salam Prabowo untuk Putin, Minta Maaf Absen di KTT ASEAN-Rusia

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:35

Harga Minyak Dunia Stabil saat Selat Hormuz Kembali Dibuka

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:27

93 Sekolah Rakyat Permanen Hampir Rampung, Mensos Imbau Pemda Perkuat Kolaborasi

Jumat, 19 Juni 2026 | 11:09

Selengkapnya